Peran Ulama Islam Membangun Universitas Modern

Segala puji hanya layak untuk Allah, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW,  keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

Allah SWT memerintah kita umat Islam untuk mengamalkan Islam secara keseluruhan sebagaimana dalam firmanNya

 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ ادْخُلُواْ فِي السِّلْمِ كَآفَّةً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ ﴿٢٠٨﴾

 

Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (QS  2 ayat 208)

 

Islam telah membidani pendidikan dan pengajaran secara KOLOSAL, pendidikan dan pengajaran tidak hanya diperuntukkan bagi kaum ELITE dan THE HAVE, tetapi juga untuk semesta manusia, baik laki-laki, perempuan, kaya, miskin, cerdas, biasa, dari berbagai lapisan bangsa, suku, masyarakat hingga keluarga dan pribadi manusia.

 

Allah SWT memberikan pengertian kepada kita umat manusia tentang luasnya ilmu Allah, baik ilmu yang bisa dipahami manusia maupun yang tidak dipahami manusia, Allah berfirman

 

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَاداً لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَداً ﴿١٠٩﴾

Katakanlah: “Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula). (QS 18 ayat 109)

 

وَلَوْ أَنَّمَا فِي الْأَرْضِ مِن شَجَرَةٍ أَقْلَامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِن بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ ﴿٢٧﴾

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering) nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 31 ayat 27)

 

Segala puji bagi Allah semata, manusia perlu berendah diri kepada Allah. Kita semua manusia seharusnya mau untuk mengoreksi kekurangan kita masing-masing walaupun kita telah dilebihkan oleh Allah SWT dengan berbagai macam ilmu DUNIA dan ilmu AKHERAT.

 

Allah memuji tentang orang-orang yang bisa bertaqwa tidak lain adalah orang orang yang berilmu dan beriman sebagaimana firman-Nya

 

وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَلِكَ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ ﴿٢٨﴾

 

Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun.(QS 35 ayat 28)

 

Demikian pula orang-orang yang memiliki ketakwaan kepada Allah adalah mereka mereka yang memiliki ilmu dan keimanan sebagaimana firman-NYA

 

أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ عَذَاباً شَدِيداً فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُوْلِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ آمَنُوا قَدْ أَنزَلَ اللَّهُ إِلَيْكُمْ ذِكْراً ﴿١٠﴾

 

Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang mempunyai akal, (yaitu) orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepadamu,(QS 65 ayat 10)

 

Jaman Modern telah tersebar berbagai ilmu pengetahuan dan Teknologi. Setiap manusia yang berakal maka insya Allah  akan mampu untuk menjalani proses belajar dan mengajar.

Pada hari ini mungkin sudah muncul ribuan cabang ilmu pengetahuan dan teknologi sejak dari Pangkal, Cabang dan Ranting. Seharusnya pertumbuhan pendidikan dan pengajaran umat manusia diarahkan untuk menumbuhkan kemampuan aqalnya dan kemampuan hatinya untuk kemudian digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Allah SWT menghendaki agar manusia terbangun pada kemampuan AQAL (pengajaran ilmu aqal) namun juga tumbuh pula pada kemampuan HATI (pendidikan iman dan taqwa). Dua hal yang harus parallel tumbuh dari tiap tiap manusia adalah meningkatnya ketrampilan menggunakan aqal dan ketrampilan mengunakan hatinya.

 

Allah menciptakan segala ilmu dan teknologi seharusnya adalah untuk beribadah kepada Allah dan untuk menegakkan kebenaran yang datangnya dari Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya

 

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ ﴿٢٥﴾

 

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS 57 ayat 25)

 

Setelah manusia mampu melihat tanda-tanda keagungan Allah, dan kemudian Allah berikan KITAB yang berisi KEADILAN, maka manusia diperintah untuk menggunakan seluruh ilmu dan teknologinya untuk menyokong tegaknya KEADILAN ALLAH di muka bumi.

 

Hari ini, betapa melimpah ruah gedung gedung megah dibangun oleh umat manusia untuk digunakan sarana pendidikan , sejak dari PAUD,  TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi dan juga berbagai Kursus dan Pelatihan untuk mengembangkan ketrampilan AQAL. Dan kemudian berbagai macam kurikulum disusun, dan kemudian dilakukan proses belajar mengajar. Namun kadang kurang ada arah yang benar dalam pendidikan masalah HATI.

 

Kita perhatikan bahwa setiap indufidu yang dikatakan memiliki IQ yang Tinggi maka mereka memiliki kesempatan untuk berada di bagian atas kehidupan, dan biasanya pula mereka yang akan terus menyusun jenjang-jenjang kurikulum yang akan digunakan untuk proses belajar umat manusia secara menyeluruh.

 

Sebagai orang tua yang memiliki mata AQAL dan mata HATI yang  terbina dengan ISLAM, maka orang tua yang arief  akan memilihkan pendidikan bagi anak-anaknya dan akan memilih pendidikan dan pengajaran yang membangun kecerdasan dan ketrampilan AQAL dan sekaligus membangun kecerdasan dan ketrampilan HATI.

 

Pada hari ini kita melihat tumbuhnya RIBUAN JURUSAN diberbagai sekolah atau bahkan PERGURUAN TINGGI, yang mereka nanti akan dijadikan sebagai sarana untuk mencari kesejahteraan hidup. Baik dilaksanakan oleh lembaga secara mandiri atau masuk lembaga-lembaga FORMAL.

 

Kita melihat secara umum berbagai jurusan yang menyangkut hubungan sosial yang luas, seperti Jurusan Hukum, Jurusan Sosial Politik, Jurusan Ekonomi, Jurusan Pertanian, Jurusan Teknik, Jurusan Kesehatan , Jurusan Bahasa , Jurusan Informatika, DLL, yang semuanya menghasilkan lulusan yang sangat menguasai untuk kemanfaatan hajat hidup orang banyak.

 

Bila kita memperhatikan tentang perlunya tumbuh berkembang secara seimbang antara ketrampilan AQAL dan ketrampilan HATI, maka perlulah bagi seluruh Umat Islam yang PEDULI, terutama para ALIM dan ULAMA  untuk mampu terjun lebih intens dalam ikut membangun kepribadian umat manusia.

 

Banyak pendidikan-pendidikan yang dibidani oleh manusia-manusia yang mereka hanya mampu untuk menumbuhkan kecerdasan dan ketrampilan AQAL, namun sangat kering dan sangat kurang dari kemampuan menumbuhkan kecerdasan dan ketrampilan HATI. Banyak terbangun JUTAAN umat manusia yang memiliki kecerdasan dan ketrampilan AQAL namun sangat kering dan sangat kurang dengan ketrampilan HATI.

 

Para ULAMA haruslah mengulang  kembali dan mendudukkan dirinya masing-masing untuk menuju kepada zaman Kemuliaan, ULAMA harus kembali membuat rintisan dan terobosan untuk membangun kembali ZAMAN KEMULIAAN, merekalah yang harus membidani berbagai macam cabang ilmu dan menyebarkannya kepada seluruh umat manusia.

 

Para ULAMA harus menapis dan menyaring berbagai macam ilmu yang mengalir kepada umatnya dan bangsanya. Jangan sampai umat telah melahap berbagai ilmu tanpa ada pertimbangan pada masalah bahaya atau tidaknya bagi kehidupan umat manusia baik secara lahir atau batin, secara dunia atau akherat.

 

Berbagai ilmu seperti ilmu Jurusan Hukum, ilmu Jurusan Sosial Politik, ilmu Jurusan Ekonomi, ilmu Jurusan Pertanian , ilmu Jurusan Teknik, ilmu Jurusan Kesehatan , ilmu Jurusan Bahasa , ilmu Jurusan Informatika, dll, semua muatan dan kurikulumnya harus diselaraskan untuk menumbuhkan kemuliaan AQAL dan HATI  umat manusia.

 

Dan itu semualah yang seharusnya pada zaman MODERN ini untuk membidani ilmu, merangkai ilmu dan menggunakan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan harus di berikan contoh dan talaudan oleh para ULAMA ULAMA Sholih panutan umat.

 

Kepedulian para Ulama untuk membangun UNIVERSITAS dengan berbagai Cabang dan Ranting  jurusan ilmu , dan terlibat langsung dalam pembentukan kecerdasan dan ketrampilan AQAL anak didik ataupun pula membangun kecerdasan dan ketrampilan HATI anak didik, maka diharapkan akan terbangun manusia-manusia baru yang ISLAMI dan terus UP TO DATE mengikuti perubahan dan perkembangan ZAMAN.

 

Allah SWT memerintah kepada umat manusia, terutama tentunya juga kepada para Ulama yang sangat memahami ayat Allah SWT dibawah ini

 

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ ﴿٣٣﴾

 

Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.( QS 55 ayat 33)

 

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ مَهْداً وَسَلَكَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلاً وَأَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ أَزْوَاجاً مِّن نَّبَاتٍ شَتَّى ﴿٥٣﴾

 

Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.(QS 20 ayat 53)

 

Suatu saat kita berharap bahwa dizaman ANGKASA sekarang ini,  ada sekompok ULAMA yang membangun sebuah UNIVERSITAS yang mempelajari berbagai cabang Ilmu misalnya ilmu GEOGRAFI dan GEOLOGI BUMI dan bahkan juga mempelajari ASTRONOMI DAN AEROSPACE, yang semuanya Allah terangkan dalam Al-QUR’AN,  dan menjadi panutan umat tentang kesunggu-sungguhan memegang agama ALLAH dan digunakan untuk kehidupan yang NYATA.

 

ULAMA  tidak lagi terpisah dari umatnya, disebabkan pada saat ini telah muncul RIBUAN UNIVERSITAS yang kebanyakan berkiblat pada ilmu-ilmu BARAT. Jikalau mereka  berkiblat pada teknologi terapan yang berasal dari barat, mungkin mereka orang barat memang teknologi mereka mungkin lebih maju, namun ketika manusia mengikuti dengan membabi buta  BUDAYA BARAT seperti pada zaman hari ini, maka sebagaimana kenyataan sosial hari ini, ULAMA ditinggalkan oleh umat manusia, dan bahkan manusia telah mengekor dan gandrung kepada para BINTANG FILM dan BINTANG LAWAK, yang kadang memberikan contoh yang sangat jauh dari tuntunan agama ALLAH SWT.

Semoga zaman semakin bergulir pada keadaan yang lebih baik, sehingga semakin banyak ULAMA ULAMA Sholih yang sukses mendirikan UNIVERSITAS UNIVERSITAS,  dan para ULAMA juga TERJUN LANGSUNG  mendidik manusia secara langsung di dalam segala bidang cabang ILMU  ,semoga Allah memberi kekuatan kepada kita bersama untuk bisa terwujud keaddan zaman yang MULIA sebagaimana Allah kehendaki.

Dan telah menjadi pengertian kita bersama dan  sudah menjadi kebiasaan bahwa di zaman ini UNIVERSITAS-UNIVERSITAS lah yang akan menghasilkan lulusan-lulusan yang akan bekerja untuk menjadi penentu perjalanan dan warna   ZAMAN. Wallohu a’lam.


Beri Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *