Perlindungan Ghaib Dari Perampokan dan Adu Domba Antar Bangsa

LOGO MTA

Segala puji hanya layak untuk Allah, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

 

Manusia awam sering tidak tahu bahwa kehidupan manusia di muka bumi ini dapat terjadi disebabkan karena berbagai faktor, baik yang dapat dilihat maupun tidak dapat dilihat (Ghaib).

 

Misalnya, bumi berputar mengelilingi matahari dengan sudut putar 23° , sehingga terjadilah iklim yang memungkinkan tanaman dan tumbuhan dapat hidup berkembang dengan baik.  Demikian pula air,  volume terkecilnya adalah 4°  C, dan akan mengembang ketika suhunya naik atau turun. Sehingga lautan akan membeku pada daerah permukaannya, sehingga hewan hewan di daerah kutub masih tetap hidup karena pembekuan air mulai dai permukaannya, atau  es itu mengapung diatas air yang dingin.

 

Dan perlindungan Ghaib, yang hanya diketahui oleh para ahli ilmu , yaitu adanya spektrum magnet bumi, yang menjadikan berbagai sinar berbahaya dari matahari dapat dibuang dari lingkungan hidup manusia, orang menyebut sebagai bahaya sinar kosmis dari partikel-partikel matahari yang disingkirkan oleh medan magnet bumi, sehingga jatuh ke kutub-kutub bumi sebagai aurora,

 

Allah SWT, yang Maha Melindungi makhluqnya, manusia awam tidak banyak tahu tentang hal-hal tersebut, namun manusia perlu merenung dan mencari, sehingga kenapa di muka bumi dapat terjadi kehidupan yang demikian menakjubkan. Allahu Akbar, segala pujian hanya untuk Allah.

 

Zaman menuju ke arah zaman modern, manusia telah mulai bersombong,  ada yang mengatakan bahwa manusia modern dapat hidup tanpa menyembah kepada Tuhan,  yang butuh kepada Tuhan hanya manusia-manusia primitip kata mereka. Kita berlindung kepada Allah dari segala penyakit kekafiran.

 

Kita umat Islam perlu berlindung kepada Allah dari pengaruh-pengaruh ucapan dan pendirian orang-orang Kafir. Umat Islam, orang beriman , orang bertaqwa harus selalu memegang teguh rukun islam dan rukun iman yang telah diyakini dan terus dipelihara agar tetap teguh meresap di jiwa, raga dan sanubari, hingga kita ketemu Allah sebagaimana firman-Nya

 

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ ﴿٩٩﴾

 

 

 

dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal). (QS 14.99)

 

فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا ﴿٦٢﴾

 

Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).(QS 53.62)

 

 

Manusia adalah makhluq yang sangat lemah, bila Allah berkehendak memusnahkan bumi atau memusnahkan bangsa manusia maka manusia tidak bisa menghindarinya sebagaimana dalam firman-Nya

 

 

إِنَّ اللَّهَ يُمْسِكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ أَن تَزُولَا وَلَئِن زَالَتَا إِنْ أَمْسَكَهُمَا مِنْ أَحَدٍ مِّن بَعْدِهِ إِنَّهُ كَانَ حَلِيماً غَفُوراً ﴿٤١﴾

 

 

Sesungguhnya Allah menahan langit dan bumi supaya jangan lenyap; dan sungguh jika keduanya akan lenyap tidak ada seorangpun yang dapat menahan keduanya selain Allah. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.(QS 45.41)

 

 

وَرَبُّكَ الْغَنِيُّ ذُو الرَّحْمَةِ إِن يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ وَيَسْتَخْلِفْ مِن بَعْدِكُم مَّا يَشَاءُ كَمَا أَنشَأَكُم مِّن ذُرِّيَّةِ قَوْمٍ آخَرِينَ ﴿١٣٣﴾

 

Dan Tuhanmu Maha Kaya, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki niscaya Dia memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu (musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang lain.(QS 6.133)

 

وَلَقَدْ آتَيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ ﴿١٦﴾

 

Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu).(QS 45.16)

 

 

Kesombongan manisia mengakibatkan Kemusnahan manusia

 

Manusia sungguh sangat lemah, sehingga manusia sangat membutuhkan untuk selalu beribadah kepada Allah SWT, kelemahan manusia dapat muncul dari luar diri manusia dan juga dari dalam diri manusia, dari luar diri manusia sudah sangat jelas dilihat. Namun dari dalam diri manusia sebenarnya juga sangat mudah untuk dapat dilihat. Yaitu berupa penyakit , baik penyakit jasmani yang sangat banyak jumlahnya, atau  pula penyakit rokhani yang juga banyak sekali jumlahnya.

 

Manusia dapat melihat bagaimana sebab musabab terjadinya perang dunia 1 dan perang dunia 2, ketika manusia telah merasa hebat diri dan tumbuh sifat sombong, dan kemudian  mereka merasa percaya diri dengan sistem persenjataan dan pasukan yang mereka miliki, namun manusia di waktu itu mulai banyak yang mengikuti paham atheisme, maka dengan atheisme telah membuat berkobarnya perang dunia 1 dan perang dunia 2.  Senjata yang mereka buat bukan membawa kepada perdamaian , namun mebawa mereka pada kemusnahan.

 

Segala puji bagi Allah, sungguh sangat lemah kedudukan manusia di muka bumi, hal ini seharusnya yang lebih menguatkan umat manusia agar mereka meningkatkan rasa butuhnya kepada Allah SWT. Agar manusia mau menempuh jalan yang ditunjukkan oleh Allah, yaitu jalan Taubat, jalan berserah diri kepada Allah (Islam), jalan iman dan amal sholih, jalan Taqwa kepada Allah.

 

 

 

Perlindungan Allah, Perlindungan yang Paripurna

 

 

Ketika manusia mau berserah diri kepada Allah, maka Allah Tuhan Yang Maha Perkasa memperikan perlindungan paripurna kepada mereka, sebagaimana firman-Nya

 

أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا جَعَلْنَا حَرَماً آمِناً وَيُتَخَطَّفُ النَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ اللَّهِ يَكْفُرُونَ ﴿٦٧﴾

 

 

Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, sedang manusia sekitarnya rampok-merampok. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah? (QS 29.67)

 

 

Perlindungan Allah adalah perlindungan yang paripurna, bila manusia mau menempuh jalan iman dan jalan taqwa maka mereka akan mendapatkan perlindungan Allah yang paripurna, perlindungan lahir dan batin, jasmani dan rokhani, jiwa dan raga, materiil dan immaterial, makrokosmos dan mikrikosmos, dunia dan akherat.

 

 

إِن يَنصُرْكُمُ اللّهُ فَلاَ غَالِبَ لَكُمْ وَإِن يَخْذُلْكُمْ فَمَن ذَا الَّذِي يَنصُرُكُم مِّن بَعْدِهِ وَعَلَى اللّهِ فَلْيَتَوَكِّلِ الْمُؤْمِنُونَ ﴿١٦٠﴾

 

Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mu’min bertawakkal. (QS 3.160)

 

 

Demikian pula bila Allah SWT telah melepaskan perlindungannya kepada umat manusia maka umat manusia akan kacau dan bahkan binasa, sebagaimana firman-Nya

 

 

بَلْ كَذَّبُوا بِالْحَقِّ لَمَّا جَاءهُمْ فَهُمْ فِي أَمْرٍ مَّرِيجٍ ﴿٥﴾

 

Sebenarnya, mereka telah mendustakan kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.(QS 50.5)

 

 

قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ ﴿١٧﴾ مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ﴿١٨﴾ مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ ﴿١٩﴾ ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ ﴿٢٠﴾ ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ ﴿٢١﴾ ثُمَّ إِذَا شَاء أَنشَرَهُ ﴿٢٢﴾ كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ ﴿٢٣﴾

 

  1. Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?
  2. Dari apakah Allah menciptakannya?
  3. Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.
  4. Kemudian Dia memudahkan jalannya,
  5. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,
  6. kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
  7. Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya, (QS 80 17 s/d 23)

 

 

Bila manusia yang sangat lemah itu kemudian dia memilih jalan kekafiran dan kesesatan, maka manusia akan memasuki kepada jalan-jalan kemusnahan mereka, sebaliknya bila manusia itu memasuki jalan iman dan amal sholih, maka mereka akan selalu dalam perlindungan Allah SWT.

 

Mari umat manusia , terutama umat Islam, agar mereka selalu rajin menempuh jalan Taubat, jalan berserah diri kepada Allah, jalan ibadah, jalan iman dan amal sholih, jalan ketaqwaan kepada Allah. Jangan sampai modernisasi membawa manusia kepada kesombongan dan hendak melupakan Allah SWT. Allah SWT tidak melarang manusia menempuh jalan modern bahkan menganjurkan sebagaimana firman-Nya

 

 

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ ﴿٣٣﴾

 

Hai jama`ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.(QS 55.33).

 

Namun Allah SWT melarang manusia menempuh jalan KEJI dan MUNGKAR,  sebagaimana yang di firman-Nya

 

 

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَن تُشْرِكُواْ بِاللّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَاناً وَأَن تَقُولُواْ عَلَى اللّهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ ﴿٣٣﴾

 

 

Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui”.(QS 7.33)

 

 

Berbagai macam kekacauan yang terjadi saat ini, banyak disebabkan oleh dilanggarnya ayat diatas, kekejian, pornografi dan pornoaksi telah meraja lela disegenap penjuru dunia.  Hancurnya KEIMANAN dan KETAQWAAN  manusia kepada Allah telah mengakibatkan berbagai bencana dan musibah yang mengenai baik jasmani maupun rokhani manusia.

 

Semoga manusia segera mau menempuh jalan TAUBAT kepada Allah SWT. Sehingga kekacauan kehidupan dapat segera berangsung angsur hilang dan segera muncul kembali suasana DAMAI , ADIL dan MAKMUR serta dalam curahan  RAHMAT dan PERLINDUNGAN  dari ALLAH SWT. Semoga kita semua mau kembali bersyukur kepada Allah SWT.  Wallahu a’lam


Leave a Reply