Penundaan SIKSA ALLAH yang PASTI Datang

JANJI-SYETAN-DALAM-ALQURAN

Segala puji hanya layak untuk Allah SWT, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

 

Allah SWT telah menetapkan siksa Neraka bagi Syaitan dan siapa saja yang mengikuti Syaitan sebagaimana firman-Nya yang terdapat pada beberapa surat, dan diantaranya ada di surat Al-Hijr.

 

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ ﴿٣٤﴾ وَإِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ ﴿٣٥﴾ قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ ﴿٣٦﴾ قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ ﴿٣٧﴾ إِلَى يَومِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ ﴿٣٨﴾ قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ ﴿٣٩﴾ إِلاَّ عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ ﴿٤٠﴾ قَالَ هَذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيمٌ ﴿٤١﴾ إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلاَّ مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ ﴿٤٢﴾ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ ﴿٤٣﴾ لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ ﴿٤٤﴾ إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿٤٥﴾ ادْخُلُوهَا بِسَلاَمٍ آمِنِينَ ﴿٤٦﴾ وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِم مِّنْ غِلٍّ إِخْوَاناً عَلَى سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ ﴿٤٧﴾ لاَ يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُم مِّنْهَا بِمُخْرَجِينَ ﴿٤٨﴾ نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ ﴿٤٩﴾ وَ أَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الأَلِيمَ

 

Allah berfirman: “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, (QS. 15:34)

dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat”. (QS. 15:35)

Berkata iblis:”Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan”. (QS. 15:36)

Allah berfirman:”(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh, (QS. 15:37)

sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan”. (QS. 15:38)

 

Iblis berkata:”Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, (QS. 15:39)

keculi hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”. (QS. 15:40)

Allah berfirman:”Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya). (QS. 15:41)

Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (QS. 15:42)

Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. (QS. 15:43)

Jahannam itu mempunyai tujuh pintu.Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka. (QS. 15:44)

 

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (QS. 15:45)

Dikatakan kepada mereka):”Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman”. (QS. 15:46)

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (QS. 15:47)

Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya. (QS. 15:48)

 

Kabarkan kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, (QS. 15:49)

dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih. (QS. 15:50)

 

Apa yang dijelaskan Allah SWT adalah sebuah kebenaran HAQIQI, bahwa jiwa-jiwa manusia membutuhkan IBADAH kepada Allah SWT. Bila manusia rajin ikhlas beribadah kepada Allah SWT maka mereka akan dilindungi oleh Allah dari KAJAHATAN SYAITAN, …..dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, (QS. 15:39) …keculi hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”. (QS. 15:40)

 

Namun bila manusia enggan beribadah kepada Allah SWT maka mereka akan menjadi mangsa KEJAHATAN SYAITAN, … kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (QS. 15:42) Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. (QS. 15:43)

 

Tidak mungkin manusia akan hidup bebas tanpa mau menerima aturan Allah SWT. Bila mereka enggan menerima aturan Allah SWT maka otomatis mereka akan terbuang dari sisi Allah sebagaimana syaitan telah terbuang.

 

Allah telah memberi jaminan kepada syaitan untuk menjadi jahat dan boleh mengajak umat manusia menjadi pengikut mereka menjadi jahat. Namun syaitan dan pengikutnya juga sudah mendapat KEPASTIAN bahwa mereka akan dimasukkan ke dalam siksa Allah AN-NAAR di akherat besok.

 

Banyak manusia JAHAT yang tidak sadar bahwa mereka telah masuk kedalam perangkap dan belenggu Syaitan, dan bahkan mereka sangat bangga bisa berbuat sesuatu yang dimurkai Allah sebagaimana syaitan telah mendapat kemurkaan Allah SWT.

 

وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَباً وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ

 

Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara Jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka), (QS. 37:158)

 

وَلاَ يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِّأَنفُسِهِمْ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُواْ إِثْماً وَلَهْمُ عَذَابٌ مُّهِينٌ

 

Dan janganlah sekali-kali orang kafir menyangka bahwa pemberian tangguh Kami kepada mereka adalah lebih baik bagi mereka. Sesungguhnya Kami memberi tangguh kepada mereka hanyalah supaya bertambah-tambah dosa mereka; dan bagi mereka azab yang menghinakan. (QS. 3:178)

 

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ

Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (QS. 35:6)

 

Manusia perlu belajar Al-Quran dan As-Sunnah , untuk meminimalkan tipu daya syaitan terhadap mereka. Bahkan Rasulullah SAW mengingatkan umat Islam bahwa umat beragamapun bisa di rongrong oleh syaitan. Jika mereka tidak berusaha MENSUCIKAN DIRI dan menjauhi DOSA mereka akan digelincirkan oleh syaitan. Sebagaimana sabda beliau.

 

اَلاَ اِنَّ رَبِّى اَمَرَنِى اَنْ اُعَلِّمَكُمْ مَا جَهِلْتُمْ مِمَّا عَلَّمَنِى يَوْمِى هذَا. كُلُّ مَالٍ نَحَلْتُهُ عَبْدًا حَلاَلٌ وَ اِنِّى خَلَقْتُ عِبَادِى حُنَفَاءَ كُلَّهُمْ وَ اِنَّهُمْ اَتَتْهُمُ الشَّيَاطِيْنُ فَاحْتَالَتْهُمْ عَنْ دِيْنِهِمْ وَ حَرَّمَتْ عَلَيْهِمْ مَا اَحْلَلْتُ لَـهُمْ وَ اَمَرَتْهُمْ اَنْ يُشْرِكُوْنِى مَا لَمْ اُنْزِلْ بِهِ سُلْطَانًا. مسلم

Ketahuilah, sesungguhnya Tuhanku memerintahkan padaku untuk mengajarkan kepadamu apa-apa yang kamu belum mengerti dari apa-apa yang Tuhanku telah mengajarkan kepadaku pada hariku ini. (Allah berfirman) : “Setiap harta yang Aku berikan kepada hamba adalah halal, dan Aku ciptakan hamba-hamba-Ku ini dengan sikap yang lurus, tetapi kemudian datanglah syetan kepada mereka. Syaitan ini kemudian membelokkan mereka dari agamanya, dan mengharamkan atas mereka sesuatu yang Aku halalkan kepada mereka, serta menyuruh (mempengaruhi) supaya mereka menyekutukan Aku dengan sesuatu yang Aku tidak menurunkan keterangan kepadanya”. [HR. Muslim, juz 4, hal. 2197]

 

Tipu daya syaitan yang begitu FRONTAL, sangat presisi mengenai permasalahan yang utama dalam kehidupan, yaitu masalah AGAMA. Syaitan mengharamkan yang halal, dan syaitan membisikkan kepada manusia untuk menyekutukan Allah SWT.

 

Begitu besarnya pengaruh syaitan kepada umat manusia, maka diperlukan manusia-manusia yang tekun dan sungguh-sunguh dalam memahami dan mengamalkan agama Allah ini dengan tulus ikhlas.

 

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِن كُنتُمْ فِي شَكٍّ مِّن دِينِي فَلاَ أَعْبُدُ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ اللّهِ وَلَـكِنْ أَعْبُدُ اللّهَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿١٠٤﴾ وَأَنْ أَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفاً وَلاَ تَكُونَنَّ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ﴿١٠٥﴾ وَلاَ تَدْعُ مِن دُونِ اللّهِ مَا لاَ يَنفَعُكَ وَلاَ يَضُرُّكَ فَإِن فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذاً مِّنَ الظَّالِمِينَ

 

Katakanlah:”Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman”, (QS. 10:104)

dan (aku telah diperintah):”Hadapkanlah mukamu kepada agama yang tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik. (QS. 10:105)

Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfa’at dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian itu) maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim”. (QS. 10:106)

 

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ

 Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam(menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan meunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS. 98:5)

 

تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ ﴿١﴾ إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصاً لَّهُ الدِّينَ ﴿٢﴾ أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ

 Kitab (al-Qur’an ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 39:1)

Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (al-Qur’an) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya. (QS. 39:2)

Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya.Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (QS. 39:3)

 

Manusia diperintah Allah untuk mengikuti agama Allah dan menjalankan agama Allah dengan Ikhlash karena Allah. Dan demikian mereka akan dilindungi oleh Allah SWT dan dijaga oleh Allah dari tersesat. Tersesat karena disesatkan oleh syaitan JIN atau syaitan MANUSIA.

 

Banyak manusia di zaman sekarang yang ingin BEBAS, dan enggan serta tidak butuh belajar Al-Qur’an dan As-Sunnah, mereka merasa hidup tanpa agama pun bisa hidup. Mereka tidak mau sadar bahwa mereka telah dihidupkan oleh Allah. Dan bahwa Allah telah menciptakan aturan untuk mereka. Dan mereka merasa aman hidup tanpa mengetahui aturan agama. Dan mereka melalaikan kehidupan akherat mereka. Mereka tidak sadar bahwa syaitan selalu mengincar mereka.

 

Syaitan Jin dan syaitan Manusia di dunia ini memang diberi tangguh oleh Allah. Diberi kesempatan untuk selalu berbuat kejahatan dan tipu daya jahat, dan mereka dibiarkan leluasa di muka bumi untuk berbuat kejahatan. Namun mereka PASTI di akherat akan mendapatkan siksa yang KEKAL. Janganlah kita masuk kedalam golongan syaitan. Siksa di dunia untuk mereka ditunda, namun mereka kembali ke akherat PASTI masuk An-NAAR (Neraka). Kita berlindung kepada Allah dari keadaan yang demikian. Wallahu a’lam.


One Response to “Penundaan SIKSA ALLAH yang PASTI Datang”

  1. 1
    sugiono Says:

    Alhamdulillah tau ilmu agama Islam hati tenang krn di jaga Allah

Leave a Reply