Perusak Gedung Meminta Maaf Kepada MTA

SURAKARTA-Pelaku perusakan gedung MTA Cabang Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, meminta maaf kepada pimpinan maupun seluruh warga MTA. Permintaan maaf tersebut diungkapkan, saat sejumlah pelaku perusakan mendatangi Gedung Pusat MTA di Jalan Ronggowarsito Nomor 111A Surakarta, Ahad kemarin.

Pelaku perusakan bernama ST dan AN, yang merupakan warga Dusun Pakelrejo, Desa Piyaman. Selain itu ada pula HA dan EA, warga Jeruksari yang berjarak sekitar 1 kilometer dari gedung majlis. Mereka datang ke Gedung MTA didampingi Kepala Desa Piyaman, Tugino, Sekretaris Desa Piyaman, Suratno, serta tiga anggota Polsek Wonosari.

Sekretaris Desa menyatakan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang dilakukan warga desanya. Dia berharap, ke depan antara warga MTA dan warga sekitar, bisa hidup rukun berdampingan.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Pusat MTA Drs Ahmad Sukino, menyatakan bahwa warga MTA bukanlah warga pendendam. Beliau selalu menekankan, jika ada pihak lain yang berbuat tidak baik terhadap MTA, maka harus dibalas dengan kebaikan. Selain itu, sesama muslim boleh saja berbeda pendapat, asalkan tidak merusak kebaikan.

Sebagai informasi, peristiwa perusakan dengan cara melempar batu pada Gedung MTA Cabang Wonosari di Dusun Pakelrejo, Desa Piyaman, terjadi pada Senin, 4 Januari lalu. Akibat aksi pelemparan itu, kaca gedung majlis pun menjadi pecah. (Ida Aisha)


2 komentar pada “Perusak Gedung Meminta Maaf Kepada MTA

  1. Semoga mta cabang wonosari lebih berkembang. Yang bertobat tdk kapok lombok tapi taubatan nasukha.

Beri Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *