Al-Qur’an Yang Menggugah Aqal Super Dan Nurani Pemuda Abad 21

pemuda-alquranSegala puji bagi Allah, Seluruh pujian hanya layak untuk Allah saja, Dialah Tuhan, pencipta, pemelihara dan pemilik semesta Alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kepada seluruh pengikut beliau yang selalu mengikuti jalan petunjuk-Nya, dan salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

Banyak Mutiara bertaburan di dalam Al-Qur’an, disebabkan memang Al-Qur’an adalah firman Allah SWT. Tuhan pencipta, pemilik dan pemelihara semesta Alam, Allahu Akbar. Segala puji hanya bagi Allah.

Manusia akan mampu mengagumi Al-Qur’an apabila mereka telah berusaha membersihkan diri dari segala kotoran dosa, hambatan hambatan jiwa, jebakan jebakan syaitan, manusia telah mampu keluar dari lingkaran bujukan perbuatan fahsya dan mungkar. Bila manusia telah mampu    M  E  R  D  E  K  A , keluar dari belitan bujukan syaitan, maka jiwanya akan meninggi dan mampu menggapai Kemuliaan Al-Qur’an dan Keindahan serta Keabadian Al-Qur’an dari zaman ke zaman.

Sebenarnya Al-Qur’an juga telah memberi pengertian yang gamblang untuk mampu mencapai jalan-jalan memahami Al-Qur’an, namun manusia perlu memiliki keuletan dan kesungguhan dalam menempuhnya, sebagaimana firman-Nya

 

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS. 29:69)

 

وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُوراً ﴿١٩﴾ كُلاًّ نُّمِدُّ هَـؤُلاء وَهَـؤُلاء مِنْ عَطَاء رَبِّكَ وَمَا كَانَ عَطَاء رَبِّكَ مَحْظُوراً

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (QS. 17:19)

Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi. (QS. 17:20)

 

وَأَنَّ هَـذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيماً فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa. (QS. 6:153)

 

وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri.Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta. (QS. 29:6)

 

Begitu lengkapnya Al-Quran, dan begitu pula penjelasan Nabi Muhammad tentang bagaimana kita menghayati dan mengamalkan Al-Qur’an, semuanya perlu kita gali dan kita jadikan hidup, mengisi hidup dengan berjalan dengan penerangan Al-qur’an dan As-Sunnah.

Abad 21, sebuah masa yang  insyaallah  dapat dipastikan semakin tegaknya Cahaya Kebenaran dan Keadilan. Wujudnya kesetaraan diantara manusia, manusia memiliki derajad yang sama seperti gigi sisir, yang membedakan diantara mereka hanyalah ketinggian iman dan amal sholihnya. Semakin mulia dengan semakin bermanfaat bagi kebaikan dalam kehidupan antar umat manusia.

 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. 49:13)

 

Proses Globalisasi yang tidak terelakkan bahkan mungkin menuju era Universalisasi sebagaimana firman Allah

 

يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ

Hai jama’ah jin dan manusia,jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan”. (QS. 55:33)

 

فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاء أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظاً ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ

Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya.Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (QS. 41:12)

 

Langit yang terkandung milyaran Galaxy dan trilyunan Bintang, itu adalah langit yang dekat, dan masih ada beberapa lapis langit lagi yang melingkupinya, dan semuanya itu diciptakan untuk bertasbih kepada Allah SWT.

 

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدَهِ وَلَـكِن لاَّ تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيماً غَفُوراً

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. 17:44)

 

Wawasan sempit tentang perebutan kekayaan Alam diantara bangsa-bangsa di muka bumi haruslah dihentikan dengan kesadaran akan kecilnya Bumi dan akan demikian luasnya Alam Raya, manusia tidak usah lagi berebut sesuatu di muka bumi, bahkan di sebelah sebelah mereka terbentang kekayaan Alam ruang angkasa yang demikian melimpah dan belum terjamah.

Bagaimana dahulu kerajaan kerajaan kecil telah saling bertikai karena kebodohan wawasan mereka, dan demikian pula hari ini bangsa-bangsa di muka bumi telah saling bertikai diadu domba oleh manusia-manusia serakah, sekedar untuk menjarah kekayaan diantara mereka. Sebuah kebodohan yang selalu melekat dalam diri manusia yang bodoh.

Al-Qur’an telah membawa Cahaya kesadaran Aqal dan Hati yang sangat Cemerlang, yang tidak akan terbantahkan oleh ilmu pengetahuan Modern, Dari alam mikro hingga alam makro, sebagaimana dalam firman Allah.

 

ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظَاماً فَكَسَوْنَا الْعِظَامَ لَحْماً ثُمَّ أَنشَأْنَاهُ خَلْقاً آخَرَ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. (QS. 23:14)

 

وَتَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ صُنْعَ اللَّهِ الَّذِي أَتْقَنَ كُلَّ شَيْءٍ إِنَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَفْعَلُونَ

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan.(Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. 27:88)

 

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا وَأَلْقَى فِي الْأَرْضِ رَوَاسِيَ أَن تَمِيدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَابَّةٍ وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang.Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (QS. 31:10)

 

أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقاً فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاء كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman? (QS. 21:30)

 

وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخاً وَحِجْراً مَّحْجُوراً

Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. (QS. 25:53)

 

وَمَا يَسْتَوِي الْبَحْرَانِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ سَائِغٌ شَرَابُهُ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَمِن كُلٍّ تَأْكُلُونَ لَحْماً طَرِيّاً وَتَسْتَخْرِجُونَ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى الْفُلْكَ فِيهِ مَوَاخِرَ لِتَبْتَغُوا مِن فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan tiada sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit.Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur. (QS. 35:12)

 

يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مِنَ السَّمَاءِ إِلَى الْأَرْضِ ثُمَّ يَعْرُجُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ أَلْفَ سَنَةٍ مِّمَّا تَعُدُّونَ

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. (QS. 32:5)

 

Al-Qur’an telah menggugah Aqal dan Hati manusia di Abad ini, namun sampai saat ini kita terus dan terus menunggu lahirnya generasi-generasi baru yang Berhati Bersih dan Beraqal Cerdas untuk dapat menghayati, mengamalkan dan mengiplementasikan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sangat Mulia dan Cemerlang, dalam kehidupan alam modern, Alam Abad 21.

 

Sungguh Al-Qur’an mampu mewujudkan angan-angan keinginan manusia untuk menjelajah keseluruh Alam Ciptaan Allah, yang telah Allah kehendaki untuk dapat dilihat Manusia. Mari kita rajin untuk terus belajar, menekuni , menghayati Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan memohon pertolongan Allah agar terbuka seluruh rahasia-rahasia yang masih Allah sembunyikan. Dan menyampaikan kita umat manusia pada keselamatan dan kebahagiaan di Dunia dan di Akherat   Wallahu a’lam


7 Responses to “Al-Qur’an Yang Menggugah Aqal Super Dan Nurani Pemuda Abad 21”

  1. 7
    Abdul Dzikri Says:

    Moga moga pd abad 21 ini Islam semakin kokoh berdiri dan berjaya. Abad 22nya nanti Doraemon bakal jadi mualaf

  2. 6
    AFS SUBATAH Says:

    MAKA DALAM JIHAD PERLU BERSATU WAHAI PEMUDA INDONESIA, JANGAN BERCERAIBERAI.
    Kebersamaan dan persatuan itu tdk bisa dengan harta sepenuh bumi, melainkan hanya dengan Agama Allah
    AL ANFAL 8;63

    63. Dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman)[622]. walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha gagah lagi Maha Bijaksana
    SALAM SAYA DARI BLORA……. UNTUK PEMBACA YANG BERBAHAGIA

  3. 5
    AFS SUBATAH Says:

    DUNIA BISA TENTRAM JIKA MANUSIANYA MAU DITATA DENGAN AL QUR’AN TERUTAMA PEMUDA ADALAH HARAPAN MASA DEPAN. SATU DIANTARA MANUSIA YG MENDAPAT NAUNGAN DI HARI TIADA NAUNGAN KECUALI NAUNGAN ALLAH ADALAH PEMUDA YANG BERKEMBANG.

  4. 4
    sudardi Says:

    Al Qur’an lah yang membentengi kehidupan generasi  kearah LEBIH BAIK 
    Menjadi tanggung jawab ortu lah  terpeliharanya  generasi penerus kita
    jangan sampai mengabaikan kewajiban Agama 
    وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا
    Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.( Qs 4/9)
    فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا
    Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.
    ”  SEMOGA GENERASI KITA  MAMPU MENGEMBAN AMANAH ….aamiin.

  5. 3
    yunliati Says:

    semoga anak anak saya nanti bisa menjadi orang yang berakhlak akquran amin……

  6. 2
    SURADI Says:

    Semakin menambah semangat kita utk lebih mendalami isi kandungan Alqur an……….

  7. 1
    virnaw.ikhlass@ymail.com Says:

    Semangat.. Beramal sholeh. Di pandangan sesama manusia di dunia kita sepeti sisir. Perbedaan derajad seseorang nanti di negeri Akhirat.:-) mERdeKa!!!

Leave a Reply