Ribuan Umat Muslim Solo Raya Peduli Tolikara

150724-apel siagaSolo (24/07/15), Ribuan umat muslim Solo Raya tumpah ruah di sepanjang jalan Selamet Riyadi hingga Patung di Gladag dalam rangka Apel Siaga peduli Tolikara Papua.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pada saat umat muslim seluruh dunia bisa merayakan datangnya idhul fitri 1436 H, namun yang terjadi di Tolikara Papua yang merupakan bagian dari NKRI malah umat muslim yang akan menyelenggarakan Sholat Ied diserang oleh umat agama lain hingga puncaknya sampai pembakaran Masjid dan kios-kios milik umat Muslim.

Tentu saja hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan umat muslim di seluruh Indonesia termasuk di Solo Raya juga tidak boleh tinggal diam, karena itulah digelar Apel siaga untuk menggalang dukungan bagi umat muslim di Papua dan juga untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan untuk membangun masjid yang telah dibakar hingga rata dengan tanah.

Hadir dalam apel siaga tersebut dari berbagai elemen umat muslim di Solo Raya dan tampak ribuan Satgas MTA juga turun di jalan untuk ikut longmarch dan juga untuk pengamanan terhadap jalannya apel siaga ini selain juga diterjunkan ratusan anggota POLRI dan TNI.

Tampak para tokoh ulama Solo Raya juga ikut bergabung dalam Apel siaga tersebut dan secara singkat bergantian  memberikan orasi pada kesempatan tersebut. Ketua MUI Kota Surakarta Prof.Dr.dr. Zaenal Arifin Adnan, SpPD mengawal membuka orasi dan juga tokoh-tokoh lain termasuk Pimpinan Pusat MTA Al-ustadz Drs. Ahmad Sukina yang memberikan orasi pentingnya penegakan hukum di negara kita ini agar umat ini tidak rusak.

Kemudian Orasi ditutup oleh ketua Dewan Syariah Kota Surakarta Dr. Mu’inudinillah, MA yang sekaligus membacakan Surat Pernyataan Apel Siaga Umat Muslim Solo Raya dalam rangka Peduli Tolikara Papua. Aksi ini diakhiri dengan pengumpulan dana yang akan digunakan untuk membangun masjid yang telah dibakar tersebut.

Semoga dengan aksi Apel siaga ini bisa membuka mata dan hati para penegak hukum di negara kita ini agar segera menghukum pihak-pihak yang bersalah dan semoga perkembangan dakwah Islam di Papua akan semakin baik.

 


Leave a Reply