Kenapa Antar Manusia Mudah Saling Curiga

pernyataan-sikap-mta-isisSegala puji bagi Alloh, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Saw, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Nya.

Segala puji bagi Alloh yang menciptakan segala makhluq dengan segala keunikannya, termasuk jiwa manusia ternyata bersifat unik dan sangat spesifik. Sebagaimana firman-Nya

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا ﴿٧﴾ فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا ﴿٨﴾ قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا ﴿٩﴾ وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا ﴿١٠﴾

 dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), (QS. 91:7)

maka Alloh mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaan, (QS. 91:8)

sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, (QS. 91:9)

dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (QS. 91:10)

 

Jiwa manusia memang sangat spesifik, bila melewati jalan-jalan yang bersih, jalan iman dan amal sholih, jalan ketaqwaan, maka akan timbulah dalam hati mereka rasa kasih sayang diantara meraka, dan wujudlah kemauan untuk saling membantu, saling menguatkan dan saling memberikan keuntungan, dengan niat ikhlas, mencari pahala dan keridhoan Alloh SWT, perbuatan fitroh yang merupakan sunatullah yang tumbuh di hati orang-orang yang sholih. Sebagaimana firman-Nya

 

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَنُ وُدّاً ﴿٩٦﴾

 Sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal saleh, kelak Alloh Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka kasih sayang. (QS. 19:96)

 

ذَلِكَ الَّذِي يُبَشِّرُ اللَّهُ عِبَادَهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ قُل لَّا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْراً إِلَّا الْمَوَدَّةَ فِي الْقُرْبَى وَمَن يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَّزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْناً إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ شَكُورٌ ﴿٢٣﴾

 Itulah (karunia) yang (dengan itu) Alloh menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah:”Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan”. Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu.Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS. 42:23)

 

Rasa, rasa di hati, rasa kasih sayang , adalah buah dari jiwa yang rajin untuk membersihkan diri dari perbuatan DOSA. Manusia yang terus menerus mendidik hawanafsunya untuk tunduk kepada bimbingan Alloh, maka jiwa kemudian akan terbiasa mencintai kebaikan-kebaikan, dan kebaikan akan menumbuhkan rasa senang dan indah dan bahagia untuk merajut hubungan kepada yang lainnya.

 

Hubungan kepada Alloh merupakan sesuatu yang sangat utama, sebagai hamba yang bersyukur kepada-Nya, rajin beribadah kepadaNya merupakan sesuatu yang nikmat, kepada-Nya manusia mensyukuri nikmat kehidupan, nikmat melihat tanda-tanda keagungan Alloh Tuhan Yang Maha Agung.

 

Hubungan kepada sesama manusia menjadi investasi yang akan mendatangkan pahala di akherat, dan menjadi sarana kebaikan dalam kehidupan di dunia. Hati yang bersih dari perbuatan DOSA menjadi hati yang sangat menyejukkan yang membawa kebahagiaan dalam kehidupan di tengah-tengah kehidupan di Dunia dan di akherat. Persaudaraan yang haqiqi dalam kesejukan dan kenikmatan.

 

TUMBUHNYA PENYAKIT SALING CURIGA

Sifat jiwa yang spesifik, jiwa yang menampung segala kondisi dengan segala akibat-akibatnya. Tumbuhnya fasilitas hiburan-hiburan penembar kesenangan hawa nafsu telah menjadi polutan-polutan pekat dan kotor di dalam hati manusia. Jiwa yang semula lentur dan lembut berubah menjadi jiwa yang berperilaku aneh.

 

Segala larangan Alloh SWT kenapa dapat menjadi kesenangan dalam jiwa manusia, tiada lain disebabkan karena jiwa manusia tidak mau mengenal Alloh SWT, tidak mau mengenal tuntunan Alloh SWT, tidak merasa butuh dengan tuntunan Alloh SWT, sehingga terjerumus kepada kenikmatan-kenikmatan bujukan Syaitan. Bila manusia telah MENCANDUI bujukat syaitan maka itulah tanda syaitan telah masuk di hati orang tersebut.

 

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاء فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ اللّهِ وَعَنِ الصَّلاَةِ فَهَلْ أَنتُم مُّنتَهُونَ ﴿٩١﴾

Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Alloh dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (QS. 5:91)

 

Bila manusia baik sadar atau tidak sadar telah mengikuti ajakan syaitan dalam memuaskan hawa nafsu. Maka segera tumbuh manusia-manusia yang hatinya telah dihuni oleh syaitan. Maka pandangan pandangan mata antar manusia yang telah ada kontaminasi syaitan di dalam hatinya secara spontan akan tumbuh rasa-rasa saling curiga dan saling sangka.

 

Dalam masyarakat yang membiarkan berbagai macam hiburan yang penuh dengan ajakan-ajakan syaitan, yang penuh dengan kesenangan-kesenangan yang penuh dengan KEKAFIRAN, akan menjadikan manusia disusupi sifat-sifat jahat dan sifat PECAHBELAH diantara mereka. Rasulullah menasehati sahabatnya dengan nasehat yang artinya :

 

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: اِيَّاكُمْ وَ الظَّنَّ فَاِنَّ الظَّنَّ اَكْذَبُ اْلحَدِيْثِ وَ لاَ تَحَسَّسُوْا وَ لاَ تَجَسَّسُوْا وَ لاَ تَحَاسَدُوْا وَ لاَ تَدَابَرُوْا وَ لاَ تَبَاغَضُوْا وَ كُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ اِخْوَانًا. )البخارى(

Dari Abu Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Jauhkanlah kalian dari buruk sangka, karena sesungguhnya buruk sangka itu sedusta-dusta (perkataan hati). Dan janganlah kalian saling mencari-cari aib, janganlah saling mencari-cari kesalahan, janganlah saling mendengki, janganlah saling membelakangi, janganlah saling membenci, dan jadilah kalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara. [HR. Bukhari juz 7, hal. 88]

 

Jiwa jiwa manusia yang telah terus menerus hidup di dalam lingkungan dengan menggerojok perbuatan-perbuatan yang penuh dengan DOSA, dan dosa telah menjadi asupan harian dan bahkan telah menjadi adat istiadat diantara mereka, bahkan adat turun temurun yang terus diwariskan, maka secara terus menerus akan “MEN-TREATMENT” hati manusia menjadi hati yang KAKU, KERAS, KASAR, AROGAN. Tidak berhenti pada saling CURIGA saja namun berlanjut pada skala berikutnya yaitu perpecahan dan penghancuran.

 

Manusia, perkumpulan manusia, organisasi, kelompok masyarakat, kelompok suku, kelompok bangsa perlu mengetahui HUKUM SUNATULLAH yang telah Alloh tetapkan, bila manusia telah membiarkan budaya FAHSYA’ dan MUNGKAR itu terus menggerojok mewarnai kelompok manusia tersebut, maka tinggal tunggu waktu, pasti mereka akan menemukan PERPECAHAN dan SALING MERUGIKAN.

 

Perasaan hati saling Curiga, Pandangan mata saling Curiga, merupakan tanda-tanda awal dari penyimpangan-penyimpangan yang telah dikonsumsi oleh sekelompok manusia yang saling bersaudara. Bila kejahatan-kejahatan itu terus menerus dibiarkan leluasa mewarnai hati manusia maka akan berakhir dengan pecahnya ke-eratan ikatan persaudaraan antar manusia. Memang DOSA… perbuatan yang HARUS dijauhi. Agar kerukunan persaudaraan tetap terjaga.

 

Jadilah orang-orang yang CERDAS, jangan sampai kita membiarkan para perusak-perusak persaudaraan masyarakat dan bangsa dibiarkan leluasa merusak kesholihan anak BANGSA. Mari umat manusia menjauhi perbuatan fasya’dan mungkar dan segala fasilitas penyebarnya.

 

Alloh pasti akan menghukum manusia yang membiarkan perbuatan dosa tersebar di-tengah-tengah umat manusia, baik di dunia dan di akherat.   Wallohu a’lam.


2 Responses to “Kenapa Antar Manusia Mudah Saling Curiga”

  1. 2
    Achmad Haryono Says:

    Dari kecil saya dididik dilingkungan Nadhiyin, karena dari mulai Kakek, Pakde dan Paman2 saya semua berdarah NU. Karena belum adanya sarana pendidikan NU waktu itu, saya kemudian sekolah di SMP Muhammadiyah dan seterusnya dilingkungan pendidikan umum. Sempat ada kontradiksi dalam diri saya tentang pemahaman agama, diantara NU dan Muhammadiyah, sampai ketika saya mengenal MTA melalui radio. Sejak saya ikuti kajian2 MTA hati saya jadi terbuka, bahwa untuk memahami Islam saya harus mengambil posisi netral diluar golongan2 sektarian apapun termasuk MTA sendiri. Saya hanya bangga dengan menjadi orang Islam titik. Saya mohon maaf kepada MTA khususnya Ustadz Ahmad Sukino, atas perlakuan2 tidak santun dan sekaligus yang membuat saya malu mengaku berdarah NU.

  2. 1
    Rahmad Says:

    Asalamualaikum wr wb saudara dn saudariku mta yg sya cntai?mari kta kuat kan iman dn taqwa kta biar kta bsa slalu istiqomah di jalan allah mari kta dukung kajian di mta ini supya kta dpt ridhonya allah amiennn

Leave a Reply