Akibat Luar Biasa Beramai-Ramai Melupakan Alloh SWT

logo-mta1Segala puji bagi Alloh, Seluruh pujian hanya layak untuk Alloh saja, Dialah Tuhan, pencipta, pemelihara dan pemilik semesta Alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kepada seluruh pengikut beliau yang selalu mengikuti jalan petunjuk-Nya, dan salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

Alloh SWT telah menciptakan kehidupan umat manusia di muka bumi agar manusia melihat tanda-tanda keagungan Alloh dan kemudian manusia menekuni jalan ibadah kepada-Nya

 

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنزَلَ اللّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِن مَّاء فَأَحْيَا بِهِ الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخِّرِ بَيْنَ السَّمَاء وَالأَرْضِ لآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ ﴿١٦٤﴾

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Alloh turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Alloh) bagi kaum yang memikirkan. (QS. 2:164)

 

Dan kemudian Alloh berkehendak agar manusia selalu hidup dalam kesucian dan kebersihan, manusia yang hidup dalam kebersihan maka mata hatinya akan selalu sangat awas dalam melihat keagungan Alloh dan sangat cinta untuk selalu bertasbih kepada Alloh SWT

 

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدَهِ وَلَـكِن لاَّ تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيماً غَفُوراً ﴿٤٤﴾

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Alloh. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. 17:44)

 

Bila manusia telah selalu mengotori diri dan suka bergelimang dengan perbuatan fahsya dan mungkar yang dibujukkan oleh syaitan dan hawa nafsu manusia, maka manusia akan tertutup mata hatinya dan kemudian tidak lagi mampu melihat tanda-tanda keagungan Alloh di dalam kehidupan ini.

 

وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ ﴿١٢﴾ إِذَا تُتْلَى عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ ﴿١٣﴾ كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿١٤﴾ كَلَّا إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّمَحْجُوبُونَ ﴿١٥﴾

Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampui batas lagi berdosa, (QS. 83:12)

yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata:”Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu”. (QS. 83:13)

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati mereka. (QS. 83:14)

Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan mereka. (QS. 83:15)

 

Manusia terhalang melihat keagungan Alloh di dunia dan di akherat disebabkan karena perbuatan dosa-dosanya dan bahkan sangat suka untuk selalu memuaskan perbuatan dosa.

 

وَمَن كَانَ فِي هَـذِهِ أَعْمَى فَهُوَ فِي الآخِرَةِ أَعْمَى وَأَضَلُّ سَبِيلاً ﴿٧٢﴾

Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar). (QS. 17:72)

 

وَمَا يَسْتَوِي الْأَعْمَى وَالْبَصِيرُ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَلَا الْمُسِيءُ قَلِيلاً مَّا تَتَذَكَّرُونَ ﴿٥٨﴾

Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat,dan tidaklah (pula sama) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal saleh dengan orang-orang yang durhaka.Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran. (QS. 40:58)

 

أَفَأَنتَ تُسْمِعُ الصُّمَّ أَوْ تَهْدِي الْعُمْيَ وَمَن كَانَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ﴿٤٠﴾

Maka apakah kamu dapat menjadikan orang yang pekak bisa mendengar atau (dapatkah) kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata (QS. 43:40)

 

Walhasil, agaknya memang manusia telah sengaja untuk menyebar kebutaan mata hati di tengah-tengah masyarakat modern. Masyarakat modern dengan segudang kemajuan-kemajuan yang belum pernah dicapai oleh manusia di masa lalu namun juga tumbuh segudang penyimpangan yang terus membanjir lewat berbagai Mediamasa yang tidak ada lagi yang mampu mencegah dan menghambatnya.

Orang-orang Arif pasti sudah faham, kemana perjalanan manusia modern ini. Bila segala perbuatan yang membutakan mata hati nurani umat manusia ini terus disebarkan dan disebarkan, dan bahkan dengan alasan klasik, pengenalan suatu budaya atau pelestarian sauatu budaya, maka akhir dari bangsa manusia ini pasti berantakan. Musibah, bencana dan Azab tidak akan bisa pula dibendung lagi. Kehidupan bukan milik manusia, kehidupan adalah milik Alloh SWT.

Janganlah manusia mengaduh dan menjerit ketika musibah, bencana dan Azab Alloh datang kepada mereka. Karena sudah sekian waktu mereka dinasehati, tetapai tidak hirau dan bahkan menentang kepada para penasehat yang tulus ikhlas menasehati mereka.

 

وَكَمْ قَصَمْنَا مِن قَرْيَةٍ كَانَتْ ظَالِمَةً وَأَنشَأْنَا بَعْدَهَا قَوْماً آخَرِينَ ﴿١١﴾ فَلَمَّا أَحَسُّوا بَأْسَنَا إِذَا هُم مِّنْهَا يَرْكُضُونَ ﴿١٢﴾ لَا تَرْكُضُوا وَارْجِعُوا إِلَى مَا أُتْرِفْتُمْ فِيهِ وَمَسَاكِنِكُمْ لَعَلَّكُمْ تُسْأَلُونَ ﴿١٣﴾

Dan berapa banyaknya (penduduk)negeri yang zalim yang telah Kami binasakan, dan Kami adakan sesudah mereka itu kamu yang lain(sebagai penggantinya). (QS. 21:11)

Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya. (QS. 21:12)

Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik), supaya kamu ditanya. (QS. 21:13)

 

Jangan sampai kita umat manusia modern, dengan fasilitas modern ini kita hendak terus menerus melupakan Alloh dan terus-menerus bersuka ria dalam kemaksiyatan, kedurhakaan dan bangga menyebarkan berbagai hal yang dimurkai Alloh. Maka bila Alloh telah berkehendak menurunkan siksanya maka manusia tidak mampu berbuat apapun.

Alloh tidak pernah berbuat dzalim kepada umat manusia. Namun bila umat manusia telah berbuat mencelakakan diri maka mereka telah merusak diri. Manusia telah keluar dari fitrahnya. Dan Alloh akan memberikan apa yang diminta manusia atas segala kesombongan dan durhakanya kepada Alloh. Alloh Akan memberikan dengan kontan apa yang diminta manusia.

 

إِنَّ اللّهَ لاَ يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ وَإِن تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِن لَّدُنْهُ أَجْراً عَظِيماً ﴿٤٠﴾

Sesungguhnya Alloh tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarah, dan jika ada kebajikan sebesar zarah, niscaya Alloh akan melipat gandakan dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar. (QS. 4:40)

 

فَلَمَّا نَسُواْ مَا ذُكِّرُواْ بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى إِذَا فَرِحُواْ بِمَا أُوتُواْ أَخَذْنَاهُم بَغْتَةً فَإِذَا هُم مُّبْلِسُونَ ﴿٤٤﴾ فَقُطِعَ دَابِرُ الْقَوْمِ الَّذِينَ ظَلَمُواْ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٤٥﴾

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka gembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (QS. 6:44)

Maka orang-orang yang zalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Alloh, Tuhan semesta alam. (QS. 6:45)

Semoga manusia modern segera menyadari segala kekesatan yang telah diperbuat dan bahkan mereka telah menyombongkan diri kepada Alloh dengan sangat. Dan dengan sangat gencar menyebarkan kesesatan tersebut di tengah-tengah umat manusia.

Boleh jadi waktu hitung mundur untuk jatuhnya Azab sudah mulai dihitung dan tepat terjadi pada waktu yang telah pasti. Manusia Sholeh selalu bermohon agar diselamatkan oleh Alloh dari segala Murka-NYa. Wallohu ‘alam.


2 Responses to “Akibat Luar Biasa Beramai-Ramai Melupakan Alloh SWT”

  1. 2
    Purnomo Mbah Pur Says:

    Ya Allaah selamatkan kami dari adzab Mu baik di dunia maupun di akherat. Amiin

  2. 1
    zjm Says:

    Semoga kita semua tidak termasuk orang orang yang lalai dari mengingat ALLAH SWT

Leave a Reply