Kebahagiaan Seorang Mukmin Dan Kesusahan orang2 Kafir.

kebahagiaan-mukmin-dan-kafirkebahagiaan-mukmin-dan-kafirSegala puji hanya bagi ALLOH, Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikut jalan petunjuk beliau. Salam untuk seluruh Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

Alloh SWT memberi kebahagiaan lahir dan batin kepada hamba-hamba yang dikasihi dan disayangi. Seorang mukmin yang selalu berusaha patuh kepada Alloh, dengan kekuatan yang diberikan Alloh maka sampailah kepada derajad kekasih-kekasih Alloh sehingga Alloh SWT memberikan kebahagiaan di dunia dan di akherat. Alloh berfirman

 

أَلا إِنَّ أَوْلِيَاء اللّهِ لاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿٦٢﴾ الَّذِينَ آمَنُواْ وَكَانُواْ يَتَّقُونَ ﴿٦٣﴾ لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَياةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ لاَ تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴿٦٤﴾

Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS. 10:62)

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertaqwa. (QS. 10:63)

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (QS. 10:64)

 

Alloh SWT memberikan nikmat yang karunia yang tiada putus-putusnya kepada seorang mukmin, usaha keras seorang mukmin untuk menjalankan perintah Alloh dan selalu menjauhi larangan Alloh SWT sehingga Alloh berkenan memberi nikmat yang besar kepada setiap orang mukmin.

 

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ ﴿٨﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh mereka mendapat pahala yang tiada putus-putusnya”. (QS. 41:8)

 

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ ﴿٦﴾

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. (QS. 95:6)

 

Bahkan jaminan Alloh telah Alloh berikan hingga di akherat kelak sebagaimana dalam banyak firman-Nya

 

وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُواْ فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ إِلاَّ مَا شَاء رَبُّكَ عَطَاء غَيْرَ مَجْذُوذٍ ﴿١٠٨﴾

Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya. (QS. 11:108)

 

Alloh dialah Pencipta dan Pemelihara semesta alam, pencipta segala sesuatu dan Dialah yang memberi nikmat kepada makhluqnya. Dan meindungi makhluq-makhluqnya yang selalu berbuat taat kepadanya.

 

Alloh dialah yang telah menumbuhkan diri-diri manusia dan dialah yang membentuk jiwa dan raga manusia. Manusia diciptakan oleh Alloh dalam rahim seorang Ibu dan dibentuk menjadi manusia sebagaimana Alloh kehendaki.

 

هُوَ الَّذِي يُصَوِّرُكُمْ فِي الأَرْحَامِ كَيْفَ يَشَاءُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴿٦﴾

 Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 3:6)

 

اللَّهُ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ قَرَاراً وَالسَّمَاء بِنَاء وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَتَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ ﴿٦٤﴾

 Allah-lah yang menjadikan bumi bagi kamu tempat menetap dan langit sebagai atap, dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu serta memberi rizki dengan sebahagian yang baik-baik. Yang demikian adalah Allah Tuhanmu, Maha Agung Allah, Tuhan semesta alam. (QS. 40:64)

 

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ ﴿٣﴾

Dia mencipatkan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nyalah kembali(mu). (QS. 64:3)

 

Bila manusia enggan untuk bertaat kepada Alloh Tuhan yang Maha Bijaksana, Bila manusia meremehkan segala tuntunan Alloh SWT. Dan bila manusia mengabaikan segala tuntunan dan bimbingan Alloh SWT. Maka pasti manusia akan tersesat dan bahkan kesesatan yang sangat fatal. Tersesat masuk ke dalam neraka. Siksa yang terburuk dan kekal.

 

وَإِذَا قِيلَ لَهُ اتَّقِ اللّهَ أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالإِثْمِ فَحَسْبُهُ جَهَنَّمُ وَلَبِئْسَ الْمِهَادُ ﴿٢٠٦﴾

Dan apabila dikatakan kepadanya: “Bertaqwalah kepada Allah”, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya. (QS. 2:206)

 

وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءتْ مَصِيراً ﴿١١٥﴾

Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya. dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia kedalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali. (QS. 4:115)

 

لِلَّذِينَ اسْتَجَابُواْ لِرَبِّهِمُ الْحُسْنَى وَالَّذِينَ لَمْ يَسْتَجِيبُواْ لَهُ لَوْ أَنَّ لَهُم مَّا فِي الأَرْضِ جَمِيعاً وَمِثْلَهُ مَعَهُ لاَفْتَدَوْاْ بِهِ أُوْلَـئِكَ لَهُمْ سُوءُ الْحِسَابِ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمِهَادُ ﴿١٨﴾

Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu.Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman. (QS. 13:18)

 

Manusia memang makhluq yang suka berbuat dzalim dan bodoh. Suka mengabaikan kebaikan yang diberikan Alloh pada mereka.  Namun akhir dari kebodohan dan kedzaliman tersebut adalah siksa jahanam yang menyengsarakan, susah yang kekal.

 

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُوماً جَهُولاً ﴿٧٢﴾ لِيُعَذِّبَ اللَّهُ الْمُنَافِقِينَ وَالْمُنَافِقَاتِ وَالْمُشْرِكِينَ وَالْمُشْرِكَاتِ وَيَتُوبَ اللَّهُ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً ﴿٧٣﴾

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, (QS. 33:72)

sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrikin laki-laki dan perempuan; dan sehingga Allah menerima taubat orang-orang mu’min laki-laki dan perempuan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 33:73)

 

Manusia perlu bersungguh-sungguh menekuni firman-firman Alloh SWT, dan bimbingan Rasulullah Muhammad SAW, kemudian bersungguh-sungguh tekun melewati jalan petunjuk-Nya.

Manusia adalah makhluq yang diciptakan dalam keadan lemah dan penuh dengan kekurangan. Diciptakan oleh Alloh untuk beribadah kepada-Nya dan bila enggan untuk beribadah dan bertaat kepada-Nya manusia akan menjadi bodoh dan suka berbuat kezaliman, dan suka mencelakakan diri. Semoga kita dicintakan untuk bertaat kepada Alloh dan selalu dalam jalan petunjuk-Nya rajin beribadah kepada-Nya.     Wallohu a’lam.


One Response to “Kebahagiaan Seorang Mukmin Dan Kesusahan orang2 Kafir.”

  1. 1
    F_W Says:

    Perlu bersungguh-sungguh menekuni firman-firman Alloh SWT, dan bimbingan Rasulullah Muhammad SAW, kemudian bersungguh-sungguh tekun melewati jalan petunjuk-Nya.

    HATI_HATI..!!! ^ * ^

Leave a Reply