Pernyataan Sikap Terhadap ISIS

MAJLIS TAFSIR AL QUR’AN
PERNYATAAN SIKAP TERHADAP PENYEBARAN FAHAM ISIS

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

MENGINGAT:

MTA adalah lembaga da’wah Islam, maka mempelajari dan menyebarkan Islam dengan pendekatan kasih sayang dan sebagai rahmatan lil’aalamiin dengan merujuk kepada:

1. Firman Allah SWT :

وَ مَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلاَّ رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. [QS Al Anbiyaa : 107]

اُدْعُ اِلٰى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik. [QS An Nahl : 125]

2. Hadits-hadits Rasulullah SAW :

اَلْمُسْلِمُ اَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَ لَا يَخْذُلُهُ، وَ لَا يَحْقِرُهُ ، اَلتَّقْوَى هٰهُنَا. وَ يُشِيْرُ اِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ اَنْ يَحْقِرَ اَخَاهُ الْمُسْلِمَ. كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَ مَالُهُ وَ عِرْضُهُ

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain. Tidak boleh ia menganiayanya, tidak boleh membiarkannya (dengan tidak tolong-menolong), tidak boleh menghinanya. Taqwa itu di sini”. Beliau sambil mengisyaratkan ke dadanya, tiga kali. “Seseorang cukup menjadi jahat karena menghina saudaranya sesama muslim. Setiap seorang muslim terhadap muslim lainnya adalah haram darahnya, hartanya dan kehormatannya. [HR. Muslim juz 4, hal. 1986]

اِذَا اْلتَقَى الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَاْلقَاتِلُ وَ الْمَقْتُوْلُ فِى النَّارِ

Apabila dua orang muslim menghunus pedangnya masing-masing, (kemudian salah satunya membunuh temannya), maka yang membunuh dan yang dibunuh masuk neraka”. [HR. Muslim juz 4, hal. 2214]

اِنَّ اللهَ رَفِيْقٌ يُحِبُّ الرِّفِقَ فِى اْلاَمْرِ كُلِّهِ وَ يُعْطِى عَلَيْهِ مَا لَا ُيُعْطِى عَلَى الْعُنْفِ. البخارى

Sesungguhnya Allah itu lemah lembut, mencintai kelemah-lembutan dalam segala hal. Dia akan memberikan kepada kelemah-lembutan itu apa yang tidak diberikan kepada kekerasan. [HR Bukhari]

لاَ تَدْخُلُوا اْلجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوْا وَ لاَ تُؤْمِنُوْا حَتَّى تَحَابُّوْا، اَلاَ اَدُلُّكُمْ عَلَى اَمْرٍ اِذَا اَنْتُمْ فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ؟ اَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ

Kalian tidak akan masuk surga sehingga kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sehingga saling berkasih-sayang. Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu perkara yang apabila kalian mengamalkannya kalian akan saling berkasih sayang ? Tebarkanlah salam diantara kalian !”. [HR. Tirmidzi juz 4, hal. 156, no. 2829]

MTA meyakini bahwa da’wah didasari kasih sayang akan menghasilkan :

  1. Secara individual akan terbentuk pribadi yang shabar, santun, pemaaf, dan toleran
  2. Secara sosial akan terbentuk semangat kebersamaan dan jiwa persaudaraan.

MENIMBANG

  1. Perkembangan akhir-akhir ini tentang masuknya faham ISIS (Islamic State of Irak and Syria).
  2. Adanya fakta yang menunjukkan bahwa beberapa pemuda Indonesia telah terpengaruh oleh faham ISIS dan adanya usaha menyebarkan faham ISIS di Indonesia.
  3. Faham ISIS hanya cocok untuk negeri itu yang dilanda perang berkepanjangan dan tidak cocok untuk NKRI.
  4. Keputusan Pemerintah Indonesia yang disampaikan oleh Menkopolhukam Djoko Suyanto yang melarang berkembanganya faham ISIS di Indonesia.

MEMUTUSKAN

Maka Pimpinan Pusat Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) menyatakan dan memutuskan:

  1. Faham ISIS tidak sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil’aalamiin serta menebar kasih sayang.
  2. Faham ISIS tidak sesuai dengan kegiatan da’wah MTA yang dilakukan selama ini.
  3. Menyerukan kepada seluruh warga Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) di seluruh Indonesia maupun yang ada di luar negeri, untuk tidak terpengaruh gerakan dan faham ISIS.
  4. Seluruh Pimpinan dari Pusat, Perwakilan dan Cabang-cabang MTA di seluruh Indonesia, saya serukan untuk memperhatikan warganya dan majlisnya agar tidak kemasukan faham dan gerakan ISIS.
  5. Kami menghimbau kepada seluruh ummat Islam agar meningkatkan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta meningkatkan kwalitas iman masing-masing agar tidak terpengaruh dengan provokasi ISIS yang sedang ramai diberitakan sekarang ini.

Demikianlah pernyataan sikap MTA terhadap faham ISIS di Indonesia. Semoga Allah SWT melindungi ummat Islam dari perpecahan dan menaungi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara Kesatuan Republik Indonesia dengan naungan kasih sayang-Nya, aamiin.

Surakarta, 11 Agustus 2014

Drs. Ahmad Sukina
Pimpinan Pusat Majlis Tafsir Al Qur’an

pernyataan-isis


Beri Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *