MTA Nyatakan Sikap Terhadap ISIS

140811_konpres-2Solo, 11 Agustus 2014
Dengan semakin gencarnya pemberitaan dan berbagai perkembangan faham ISIS di berbagai negara termasuk Indonesia, maka MTA sebagai lembaga dakwah Islam memandang perlu untuk menyatakan sikap terhadap adanya ISIS (Islamic State of Irak and Syiria). Karena itu bertempat di gedung MTA pusat MTA mengadakan Konferensi Pers untuk memberikan pernyataan sikapnya terhadap perkembangan ISIS yang dihadiri oleh berbagai media masa cetak dan elektronik. Hadir pula menyaksikan kegiatan di maksud dari MUI Kota Surakarta, Kapolres, Danrem dan Dandim serta beberapa elemen kelembagaan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Pimpinan Pusat MTA AL-ustadz Drs. Ahmad Sukina membacakan pernyataan sikap resmi yayasan MTA yang antara lain bahwa MTA sebagai lembaga dakwah senantiasa menyebarkan dakwah agama Islam ini dengan kasih sayang, kelemah-lembutan dan rahmatan lil’alamin sehingga bisa diterima di segala lapisan masayarakat yang sangat majemuk ini. Dengan merujuk sumber hukum agama Islam AL-qur’an dan Hadits dan keputusan pemerintah yang melarang berkembangnya faham ISIS di Indonesia, maka AL-ustadz selaku pimpinan pusat Yayasan MTA menyatakan :

  • Faham Isis tidak sesuai dengan Islam yang rahmatan lil’alamin dan menbar kasih sayang dan juga tidak sesuai dengan dakwah yang dilakukan oleh MTA selama ini.
  • Menyerukan kepada sluruh warga MTA di seluruh Indonesia dan luar negeri agar tidak terpengaruh gerakan dan faham ISIS serta menginstruksikan kepada seluruh pimpinan perwakilan dan cabang di selurub Indonesia agar memperhatikan warganya dan majlisnya agar tidak kemasukan faham ISIS.
  • Menghimbau kepada seluruh umat Islam agar meningkatkan pemahaman terhadap Al-qur’an dan As-sunnah, serta meningkatkan keimanan masing-masing agar tidak mudah terpegaruh dengan provokasi ISIS yang berkembang saat ini.

Sementara itu dari pihak Korem 074/warastratama kota Surakarta yang hadir pada konferensi pers tersebut menyambut sangat baik terhadap apa yang telah dilakukan oleh MTA dalam menyikapi Faham ISIS karena sangat sejalan dengan instruksi pemerintah yang melarang adanya faham dan kegiatan ISIS di Indonesia. Korem telah menjalin kerjasama dengan berbagai elemen umat Islam di Surakarta agar bisa membentengi diri terhadap pengaruh faham ISIS.

Sedangkan dari Kapolresta Surakarta pada kesempatan tersebut juga memberikan pernyataannya bahwa apa yang dilakukan oleh MTA sudah sangat sejalan dengan pemerintah RI dan POLRI sebagai penegak hukum akan menjalankan fungsinya sesuai koridor hukum yang berlaku untuk menangani kasus-kasus yang ada kaitannya dengan ISIS.

Semoga umat Islam di Indoneia semakin memahami agamanya yang bersumber pada Al-qur’an dan As-Sunnah sehingga tidak mudah terpengaruh berbagai faham yang bertentangan dengan Al-qur’an dan sunnah.
Pernyataan Sikap MTA secara lengkap bisa didownload di SINI.


Leave a Reply