MTA Berangkatkan 10ribu Peserta Nafar 1435H

Solo (16/7) Ramadhan 1435 H kali ini MTA memberangkatkan 10 ribu warganya ke berbagai cabang di Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY, DKI ,Jawa Barat, dan luar Jawa.Pemberangkatan dibagi menjadi tiga periode. Kali ini adalah periode ketiga yang diberangkatkan dari kantor pusat MTA. Acara pelepasan keberangkatan peserta nafar kali ini diawali dengan tausyah singkat dari pimpinan pusat MTA Al Ustadz Drs. Ahmad Sukina, acara ini juga dihadiri oleh Danrem Surakarta Kolonel Inf. Bakti Agus F, dan Dandim Surakarta Ardian T, serta Kapolresta Surakarta AKBP Iriansyah. Dan juga Ketua MUI Surakarta Prof. DR. Dr. Zaenal Arifin Adnan.

Dalam taushiyahnya  Al Ustad berpesan agar semua peserta nafar bisa meningkatkan taqwanya kepada Allah SWT, bisa  meningkatkan ukhuwah serta bisa bermanfaat bagi orang lain, karena menurut hadits nabi bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Dalam nafar ini peserta akan terdidik  untuk menjadi pemimpin maupun menjadi orang yang dipimpin.

Al Ustadz juga berharap peserta nafar mampu menjaga keutuhan persaudaraan  dan tidak tercerai berai, dan berdoa agar persatuan bangsa tetap terjaga.

Selanjutnya Danrem Surakarta Kolonel Inf. Bakti Agus F. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa program nafar yang diadakan MTA adalah suatu kegiatan yang sangat bagus, dan bisa dijadikan ajang silaturahim dengan warga sekitar hingga akan tercipta rasa kesatuan dan persatuan yang semakin kuat. Dan berharap MTA kedepannya bisa berkembang pesat dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Sementara itu Kapolresta Surakarta AKBP Iriansyah juga berharap dengan pesatnya perkembangan dakwah yang dilakukan MTA akan membantu pihak Kepolisian dalam rangka memberantas penyakit masyarakat. Disampaikan juga bahwa dalam bulan ramadhan ini pihak Kepolisian Surakarta sudah memusnahkan 10 drum miras(minuman keras), Pria asal Banjarmasin ini lahir dari keluarga TNI dan muslim yang taat.

Dalam sambutannya juga berpesan kepada peserta nafar untuk saling menghormati dan men ghargai sesama muslim dan bisa menjaga silaturahim yang baik dengan masyarakat  ditempat nafar.

Selanjutnya Ketua MUI Surakarta Prof. DR. Dr. Zaenal Arifin Adnan memberikan taushiyah  singkatnya dalam pelepasan keberangkatan peserta nafar periode ke tiga ini menekankan bahwa:

Sebagai orang yang beriman dan taqwa, hendaklah menjaga lisannya dan menjaga hatinya, dan luruskan niat dalam hati bahwa apa yang dilakukan adalah lillahi rabbil’alamin…

(nDaru).


Dimuat di Harian Umum Jateng Pos, Jumat 18 Juli 2014


Leave a Reply