Pemimpin Ber-INTEGRITAS & CERDAS

pemimpin-berintegritas-dan-cerdasSebentar lagi bangsa Indonesia akan menyelenggarakan hajatan besar Pemilihan Presiden 2014 yang insya Allah akan digelar pada 9 Juli 2014.

Ummat Islam harus cerdas dalam menentukan pilihan, dan jangan mudah tertipu. Hendaknya memperbanyak mencari informasi dari media masa yang islami untuk menentukan pilihan yang lebih islami. Tidak bersandar kepada media masa sekuler, yang ditumpangi oleh kepentingan politik mereka masing-masing.

Seperti dicontohkan oleh Rasulullah SAW, seorang pemimpin harus memiliki sifat shiddiq, amanah, fathanah dan tabligh.

Siddiq artinya benar, jujur atau berintegritas. Artinya pemimpin yang memiliki kesatuan antara hati, tutur kata dan perbuatannya atau pemimpin yang berakhlaq karimah. Ketika dirinya dijelek-jelekkan di depan umum, dia tidak akan marah. Ketika dirinya dipojokkan oleh lawan bicara, dia tidak membalas dengan memojokkan. Bahkan dia menghargai dan mengakui kelebihan lawan bicaranya.

Pemimpin seperti itulah yang terbebas dari benci, dengki dan dendam. Pemimpin yang berjiwa besar. Rasulullah SAW pernah dimusuhi habis-habisan oleh Abu Sufyan, sehingga beliau harus menyingkir dari Makkah ke Yastrib (Madinah). Bahkan Abu Sufyan dengan bala tentaranya berniat untuk membunuh Rasulullah SAW dan mengubur Islam dalam beberapa perang terbuka. Tetapi saat berhasil menaklukkan Makkah, Rasulullah SAW menyatakan bahwa hari ini bukan hari balas dendam, tetapi hari kasih sayang. Tidak ada dengki, benci dan dendam di hati beliau. Pemimpin seperti itulah yang diperlukan oleh bangsa Indonesia, seorang pemimpin yang meskipun dikuyo-kuyo tetapi tidak pernah membalas membikin orang lain rekoso.

Yang ke dua adalah amanah, artinya dia akan menjaga kepercayaan yang diberikan rakyat kepadanya. Dia berani berkorban jiwa dan raga untuk menjaga amanah dan menunaikan tanggung jawab yang dibebankan di atas pundaknya. Dia memiliki sifat ksatria dan berani menaggung resiko dari komitmen yang telah dijanjikan kepada rakyatnya.

Bukan pemimpin yang lari dari tanggungjawab dan melupakan komitmennya kepada rakyat yang telah memberikan amanat kepadanya. Para pemimpin Qurasy pernah menawari harta, wanita dan tahta kepada Rasulullah SAW agar meninggalkan komitmennya dalam berda’wah, tetapi Rasulullah SAW menolaknya meskipun rembulan dan matahari ditaruh di kedua tangannya.

Ketiga adalah fathanah artinya cerdas. Bangsa ini di masa mendatang akan menghadapi persoalan yang semakin kompleks, maka hanya pemimpin yang cerdas, kreatif dan inovatif yang mampu melihat secara jeli persoalan yang dihadapi bangsanya dan memikirkan solusinya yang tepat.

Suatu ketika di saat ummat islam masih sedikit jumlahnya, pernah diserbu oleh pasukan Quraisy dan sekutu-sekutunya. Secara militer mereka mudah dikalahkan dalam peperangan terbuka. Dengan cerdas Rasulullah SAW memutuskan untuk bertahan di dalam kota Madinah dan membangun parit partahanan mengelilingi kota.

Hasilnya, setelah mengepung lebih dari sebulan pasukan musuh tidak mampu bertahan dan pulang dengan membawa kegagalan.

Yang terakhir tabligh atau menyampaikan. Artinya pemimpin harus memiliki ketrampilan berkomunikasi, sehingga mampu menyampaikan pesan-pesan pembangunan dengan baik, sehingga mampu membakar semangat rakyat untuk maju membangun negerinya.

Rasulullah SAW adalah orator ulung yang dipilih Allah untuk menyampaikan Al-Qur’an. Saat berpidato kadang matanya memerah berapi-api membakar semangat ummat, seolah di balik gunung ada pasukan musuh yang siap menyerang mereka.

Demikianlah sedikit gambaran tentang pemimpin yang dibutuhkan bangsa ini untuk maju. Mari kita ambil manfaat informasi itu, kita gunakan akal yang cerdas, hati nurani yang bersih, dan tidak sekedar ikut-ikutan untuk menentukan pemimpin bangsa 5 tahun ke depan. Semoga Allah menaungi pilihan kita dengan ridla-Nya, aamiin.

 

~oO[@]Oo~

Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina
Pimpinan Pusat majlis Tafsir Al Qur’an (MTA)

Solopos, Jumat 20 Juni 2014

 


4 Responses to “Pemimpin Ber-INTEGRITAS & CERDAS”

  1. 4
    puguh Says:

    Semoga presiden RI nanti menjadi lebih baik, ber-IQRA'( Iklas, Qolbu, Rahmatan lil’alamin). AMIN.,,,,

  2. 3
    yono Says:

    Suatu Kearifan Beliau Al-Ustadz untuk PilPres th 2014 yang LUBER JURDIL, pesan beliau kita harus memilih CALON yang kita pandang “MAMPU MEMIKUL AMANAH”, walaupun bukan kerabat kita, dan pilihlah yang tetap memberi ruang yang luas bagi tersebarnya dakwah Al-Qur’an dan As-Sunnah…. lega..lega..lega.. semua mendambakan pemimpin yang bisa membawa kepada keselamatan dan kebahagiaan DUNIA dan AKHERAT….

    KESIMPULAKNKU : MTA bersikap netral

    DOAKU : Ya ALLOH, berikan ilham kepada seluruh rakyat indonesia di bilik coblosan, agar mereka engkau beri ilham,untuk memilih PRESIDEN KE 7 menurut pilihan MU, Engkaulah sebaik-baik pemberi balasan kepada makhluqmu, menurut kehendak MU, kami semua memohon kebaikan kepada MU, namun ditangan MU lah segala kehendak, bila ENGKAU berkehendak, JADILAH maka JADILAH ( qun faya qun)

  3. 2
    yono Says:

    HANYA KEPADA ALLOH MANUSIA MENGHARAP

    DAN ALLOH BERLEPAS DIRI BILA DIPERSEKUTUKAN

    HANYA ALLOH YANG MAMPU MERUBAH

    BILA ALLOH BERKEHENDAK…JADILAH MAKA ….JADILAH

    KEPADA ALLOH MANUSIA BERTAWAKAL SETELAH BER IKHTIAR

    ALLOHU AKBAR WA LILLAHI ILHAMDU

    Katakanlah:”Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan engkau cabut kerajaan dari orang yang engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 3:26)

    Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang kepada malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”. (QS. 3:27)

  4. 1
    wardana Says:

    Dengan Pemimpin Yang Betul-Betul Ikhlas Patuh Pada Alloh, Pasti Alloh Akan menguatkan Kepemimpinannya, Dan Kita semua tahu Bahwa Alloh itu Pemilik dan pemelihara semesta Alam, Yang telah membuat skenario segala kejadian, Pemimpin yang diharapkan adalah Yang Dapat MEMOTIFASI dirinya dan segenap yang dipimpin untuk hidup ikhlas Taat Kepada Alloh, Pemimpin yang dapat memotifasi MILYARAN manusia untuk tunduk patuh kepada Alloh, ITU pasti pemimpin yang akan sukses Memimpin BANGSA INDONESIA, semoga Alloh memilihkan pemimpin untuk kita, boleh saja rakyat memilih, namun Pemimpin pilihan Alloh untuk manusia, itulah sebenar- benar PEMIMPIN MANUSIA… untuk memajukan segenap bangsa-bangsa di dunia….inilah renungan bagi kita…

Leave a Reply