Pengukuhan SAR MTA Ngawi

Geliat Majlis Tafsir Al-Quran (MTA) yang berpusat di Surakarta ini semakin terasa sampai ke penjuru Nusantara. Setelah perwakilan MTA Karawang mendirikan SDIT MTA yang diresmikan Bupati Karawang (15/5), kemudian pada hari Kamis (22/5) MTA Perwakilan Ngawi membentuk team SAR yang dikukuhkan oleh Wakil Bupati Ngawi H. Oni Anwar, ST bertempat di Pendopo Kabupaten Ngawi. Acara pengukuhan ini juga dihadiri oleh jajaran MUSPIDA kabupaten Ngawi.

Dalam sambutannya sebagai wakil dari masyarakat kabupaten Ngawi, H. Oni Anwar menyatakan sangat mendukung keberadaan MTA di daerahnya, dan berharap dengan dikukuhkannya Team SAR MTA Perwakilan Ngawi ini diharapkan bisa meningkatkan kerjasama demi kepentingan masyarakat luas khususnya, dan masyarakat di wilayah kabupaten Ngawi khususnya.

“Kami sangat apresiatif dengan hadirnya MTA di kabupaten Ngawi ini, karena keberadaan MTA sangat membantu pemerintah daerah Ngawi dalam memberikan pencerahan dan pembinaan, serta mampu memberikan motivasi terhadap seluruh elemen masyarakat kabupaten Ngawi.

Disamping itu kami juga berharap adanya kerjasama dalam menangani bencana yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi, karena ini tidak hanya tugas dari aparat TNI, Polri namun juga sebagai tugas kita bersama”. Serunya disambut tepuk tangan meriah pengunjung.

Mengakhiri pidatonya, disampaikan pula niat dari pemerintah daerah yang akan menjadikan Waduk Pondok sebagai ikon pariwisata kabupaten Ngawi.

Sikap pemerintah daerah yang sangat mendukung tercapainya kerjasama yang baik antar lembaga da’wah ini perlu dijadikan contoh oleh pemerintah daerah yang lain, merasa kehadiran MTA didaerahnya sangat membantu dalam membina masyarakat, maka keberadaannya didukung sepenuhnya.

Hal ini selaras dengan apa yang diharapkan segenap warga MTA, agar para pejabat maupun perangkat pemerintah yang menolak kehadiran MTA di daerahnya terbuka hatinya dan bisa merubah kebijakannya dengan cara tabayyun terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan tentang keberadaan lembaga da’wah MTA.

Pada hari yang sama, juga sekalian diadakan pengajian akbar sebagai kelanjutan dari acara pengukuhan team SAR tersebur, yang diikuti oleh warga MTA se Ngawi, Magetan, Bojonegoro, Nganjuk dan yang lain yang bisa turut hadir. (ndaru).

PENGAJIAN AKBAR DI PERWAKILAN NGAWI

MTA Perwakilan Ngawi mengalami perkembangan yang menggembirakan. Dalam waktu yang relatif singkat telah memiliki 18 cabang dengan jumlah warga tidak kurang dari 5000 orang. Hal ini tentunya karena pemerintah setempat sangat mendukung keberadaan MTA sebagai lembaga da’wah.

Dan keberadaannya sangat membantu pemerintah dalam melakukan pembinaan terhadap warganya, serta dapat dijadikan mitra dalam membangun mental dan moral masyarakat dengan berlandaskan aqidah ataupun norma Islam.

Disamping itu kesadaran masyarakat Ngawi yang semakin tinggi untuk mendapatkan pencerahan tentang Islam, dibuktikan dengan semakin banyaknya warga yang mendatangi cabang-cabang tempat diselenggarakan kajian oleh MTA.

Seperti yang diungkapkan Yanita Khoirul Mukminin (47) salah seorang pengurus MTA cabang Ngawi kota bahwasanya masyarakat Ngawi sangat menghormati perbedaan sehingga terciptalah iklim sejuk dalam menjalankan ibadahnya masing-masing.

Hal senada juga disampaikan oleh Abdul Wahab (70) perintis MTA cabang Ngawi Kota bahwa awalnya membentuk kelompok kecil kajian, kemudian pada tahun 2002 cabang Ngawi diresmikan, dan dalam perkembangannya muncul kelompok kecil lainnya seperti di wilayah Dung Prau dan wilayah Paron yang sekarang ini juga merupakan cabang tersendiri.

Dalam taushiyah dihadapan ribuan pengunjung, pimpinan MTA Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina menghimbau agar semua ummat Islam tidak tercerai-berai dan supaya menempuh kehidupan sesuai petunjuk yang Allah turunkan yaitu Al-Quran dan Sunnah Nabi, dan juga mengharapkan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, dan menekankan kepada seluruh warga MTA dimanasaja berada untuk mengamalkan hasil kajian dalam kehidupan sehari-hari.

Dan disampaikan pula harapan kepada pemerintah daerah yang lain untuk bisa bekerjasama dengan MTA, sekiranya mendapatkan berita miring tentang MTA diharapkan untuk datang ke kantor pusat untuk bertabayyun, sehingga bisa memahami dan mengetahui lebih dalam tentang MTA, bukan dari berita bohong yang disebar oleh oknum-oknum yang menginginkan perpecahan. (nDaru)

 


2 Responses to “Pengukuhan SAR MTA Ngawi”

  1. 2
    SUDARDI Says:

    kERJA SOSIAL DAN KERJA KEMANUSIAAN  YANG DILANDASI  HARAPAN MENCARI RIDHA ALLOH SWT. ADALAH  BAGIAN DARI  DAKWAH BILHAL  … INSYAALLOH  JADI DAYA TARIK TERSENDIRI  DITENGAH-TENGAH UMAT   … SEMOGA  TETAP DALAM BINGAKAI DAKWAH . AAMIIN

  2. 1
    F_W Says:

    kehadiran-nya didaerahnya(kab.Ngawi) sangat membantu dalam membina masyarakat, maka keberadaannya didukung sepenuhnya…. salah satu pengakuan dari orang No.1 wilayah setempatmengenai pandngannya.

    Dengan menghormati perbedaan; terciptalah iklim sejuk dalam menjalankan ibadahnya masing-masing.

    seMangAT….

Leave a Reply