Iman dan Amal Sholih Modal Persatuan Dan Keberhasilan, Bukan Kehebatan, keangkuhan dan Kedigdayaan.

Segala puji hanya bagi ALLOH, Dialah Tuhan semesta alam, Tuhan yang Maha Agung, Tuhan Yang Maha Tinggi, Tuhan Yang Maha Mulia, Tuhan Langit Dan Bumi, Tuhan yang Kekal Abadi, Tiada Sekutu bagi-Nya, Tuhan Yang Maha Suci dan Maha Quddus, Bertasbih kepada-Nya seluruh Makhluq-makhluq-Nya.

Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh pengikut beliau yang senantiasa mengikuti jalan petunjukNya. Salam untuk seluruh Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul-Nya.

Segala puji bagi ALLOH, Rukun iman yang enam, sesuatu keyakinan dihati yang harus dipelihara keberadaannya di dalam hati manusia. Manusia yang amat lemah ini memang diciptakan untuk selalu beribadah kepada ALLOH, Mengagungkan ALLOH dan untuk selalu taat dan tunduk patuh kepada-Nya. ALLOH telah menurunkan pasukan langit berupa Malaikat untuk selalu membimbing manusia yang rajin beribadah kepada-Nya untuk selalu dalam kemenangan,

Dan ALLOH yang telah menurunkan Al-Qur’an, petunjuk dari ALLOH agar manusia dapat mengerti dan mau menempuh jalan keselamatan, kebahagiaan dan jalan kemenangan. Dan ALLOH pula yang mengutus para Nabi dan Rasul, agar dijadikan suri tauladan bagi manusia dalam bersabar menempuh jalan ALLOH. Dan ALLOH pula yang pasti akan membalas seluruh amal manusia besuk di hari Akhir di akherat. Dan ALLOH pula yang telah menetapkan Takdir seluruh makhluqnya menurut yang dikehendaki-Nya.

Iman Dan Amal sholih sebuah keyakinan yang bila dipatrikan dengan kuat dalam diri manusia akan membawa manusia selamat di dunia dan di akherat. Dengan pemahaman iman dan amal sholih yang kuat, manusia akan rajin beribadah kepada ALLOH Tuhan yang telah memberi segala nikmat dan perlindungan kepada mereka. Dan dengan iman dan amal sholih pula manusia mampu berkurban kepada sesama manusia untuk kemudian mendapatkan balasan yang berlipat-lipat dari ALLOH SWT.

Dengan iman dan amal sholih pula manusia akan mampu membangun dirinya dengan perbuatan-perbuatan mulia dan pribadi yang mulia. Dan dengan iman dan amal sholih pula manusia tenteram di dalam segala perbuatan berkurban untuk sesama manusia. Berkurban kepada sesama manusia seolah seseorang kehilangan materi namun bila amal itu dilakukan dengan ikhlas karena ALLOH, ternyata menghadirkan balasan dan pahala dari ALLOH baik di dunia dan di akherat yang melimpah ruah.

 

وَالَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً لَّهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ وَنُدْخِلُهُمْ ظِـلاًّ ظَلِيلاً ﴿٥٧﴾

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman. (QS. 4:57)

 

إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعاً وَعْدَ اللّهِ حَقّاً إِنَّهُ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ بِالْقِسْطِ وَالَّذِينَ كَفَرُواْ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُواْ يَكْفُرُونَ ﴿٤﴾

Hanya kepada-Nyalah kamu semua akan kembali; sebagai janji yang benar daripada Allah, sesungguhnya Allah menciptakan makhluk pada permulaannya kemudian mengulanginya (menghidupkan) kembali (sesudah berbangkit),agar Dia memberi pembalasan kepada orang-orang yang beriman dan yang mengerjakan amal shaleh dengan adil. Dan untuk orang-orang kafir disediakan minuman air yang panas dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka. (QS. 10:4)

 

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمُ الأَنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ ﴿٩﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, dibawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan. (QS. 10:9)

 

إِلاَّ الَّذِينَ صَبَرُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ أُوْلَـئِكَ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ ﴿١١﴾

Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal shaleh; mereka itu beroleh ampunan dan pahala yang besar. (QS. 11:11)

 

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ وَأَخْبَتُواْ إِلَى رَبِّهِمْ أُوْلَـئِكَ أَصْحَابُ الجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ ﴿٢٣﴾

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga mereka kekal di dalamnya. (QS. 11:23)

 

Sebuah Sunatulloh yang perlu dipahami oleh setiap manusia. Bila iman dan amal sholih bisa dibangun dengan kuat di dalam diri seseorang, maka sudah dipastikan sebagaimana janji ALLOH tersebut manusia akan menemukan jalan keselamatan, jalan kebahagiaan, jalan kesuksesan, jalan kemenangan, jalan kemuliaan, jalan ketenangan, jalan kerukunan ,  Dan jalan yang sudah ditetapkan oleh ALLOH sebagai jalan menuju kecintaan ALLOH SWT.

Sarana pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan manusia yang memiliki jiwa dan aqal yang terpatri dengan iman dan amal sholih perlu dipikirkan oleh lembaga-lembaga yang ada, baik di tingkat keluarga hingga tingkat bangsa dan bahkan tingkat dunia. Karena dia adalah sebuah kaidah universal yang tidak bisa ditolak kebenarannya.

Manusia-manusia yang meresap dalam aqal dan hatinya dengan sempurna tentang rukun iman dengan bersih dan benar. Dan kemudian diwarnakan dalam kehidupan sehari-hari dalam wujud rukun Islam dengan ikhlash. Maka sempurnalah kehidupan dengan banyaknya bertebaran manusia-manusia berkwalitas tinggi di muka bumi.

Segala puji bagi ALLOH,  Segala puji bagi ALLOH, segala puji bagi ALLOH, tidak ada Nabi dan Rasul yang diutus dimuka bumi ini kecuali semuanya telah ditemani dengan Malaikat dan diwajibkan atas mereka untuk tekun beribadah kepada-Nya. Dan begitulah makhluq-makhluq yang sholih mengisi kehidupan dan itulah hakekat kehidupan.

 

وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ عِندَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ ﴿١٩﴾ يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ ﴿٢٠﴾ أَمِ اتَّخَذُوا آلِهَةً مِّنَ الْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ ﴿٢١﴾ لَوْ كَانَ فِيهِمَا آلِهَةٌ إِلَّا اللَّهُ لَفَسَدَتَا فَسُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ ﴿٢٢﴾

 

Dan kepunyaan-Nyalah segala yang ada di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih. (QS. 21:19)

Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya. (QS. 21:20)

Apakah mereka mengambil ilah-ilah dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)? (QS. 21:21)

Sekiranya ada di langit dan di bumi ilah-ilah selain Allah, tentulah keduanya itu sudah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai ‘Arsy daripada apa yang mereka sifatkan. (QS. 21:22)

 

Bila manusia-manusia CERDAS, manusia-manusia MODERN di hari ini mau melazimi sunatulloh tentang tujuan penciptaan ALLOH atas makhluq, maka keselamatan, kebahagiaan, kedamaian, kemuliaan dan keberhasilan senantiasa akan hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Dan pasti hadirlah apa yang diharapkan dan diimpikan oleh manusia dari zaman ke zaman,  yaitu keadaan yang penuh kemakmuran dan keadilan serta kesejahteraan yang dipenuhi dengan keridhoan ALLOH SWT. Manusia yang sukses di dunia dan di akherat. Yang dicintai ALLOH di Dunia dan di akherat.   Wallohu  a’lam

 


4 Responses to “Iman dan Amal Sholih Modal Persatuan Dan Keberhasilan, Bukan Kehebatan, keangkuhan dan Kedigdayaan.”

  1. 4
    SUDARDI Says:

    kEKUATAN, KEHABATAN ADALAH  MILIK ALLOH SWT. KEANGKUHAN ADALAH  SIKAP SETAN— KEHADIRAN KITA DI MUKA BUMI INI  ADA YANG MENHADIRKAN, ADA TUGAS YANG DI EMBAN— SMG ALLOH  BERIKAN KEKUATAN  UNTUK MENITI KE HIDUPAN INI

  2. 3
    aditya Says:

    semoga kita semua diberi kekuatan untuk selalu istiqomah

  3. 2
    Dwi Ranto Says:

    Pemilihan Legislatif, menurut saya lebih banyak mudlorotnya. Dan apabila kita ikut memilih akan menambah kemudlorotanya. Karena caleg – caleg tersebut. tidak ada yang bisa mempertanggungjawabkan bahwa caleg tersebut berkompeten dalam bidangnya.

  4. 1
    abdul jalal Says:

    amazingggg

Leave a Reply