Resik-resik Kota Solo, MTA kerahkan 400 Satgas

Solo, letusan gunung Kelud tidak hanya dirasakan oleh warga disekitar gunung saja, namun letusan gunung yang menyemburkan abu vulkanik itu dirasakan pula oleh warga Solo dan sekitarnya, bahkan menurut berita sampai ke daerah Pangandaran, Jawa Barat.

Abu vulkanik yang disemburkan gunung Kelud (14/02/14) sempat melumpuhkan  aktifitas perekonomian di kota Solo, pusat perbelanjaan, perkantoran, dan sekolah banyak yang tutup.

Hal ini disebabkan karena seluruh penjuru kota Surakarta tertutup oleh abu vulkanik yang cukup tebal. Selain dari itu material abu vulkanik juga tidak baik untuk kesehatan, bisa mengganggu saluran pernapasan. Hal itulah yang menyebabkan pada hari itu sebagian besar warga Surakarta tidak bisa melakukan aktivitas di luar rumah.

Hujan abu akibat erupsinya gunung Kelud telah berakhir, namun dampak dari hujan abu tersebut masih dirasakan oleh warga Solo dan sekitarnya sampai hari ini. Walaupun dalam beberapa hari ini curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah Solo dan sekitarnya namun tidak mampu membersihkan abu vulkanik yang menempel di sepanjang jalan Slamet Riyadi misalnya, dan jalan-jalan di wilayah Solo dan sekitarnya.

Abu vulkanik masih terlihat tebal di sepanjang bahu jalan, dan ini akan menimbulkan masalah bila tertiup angin atau ada mobil-mobil besar yang lewat, maka abu akan beterbangan, sehingga membahayakan pengguna jalan, karena dapat mengurangi jarak pandang pengemudi.

Untuk membersihkan abu vulkanik yang menempel di sepanjang jalan di kota Solo, Pemkot Solo melakukan aksi sosial bertajuk peduli solo dengan thema “Resik-resik Kutho Surakarta” yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, saling bahu membahu membersihkan abu vulkanik di sepanjang jalan di kota Solo. Pada kesempatan ini Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) termasuk salah satu lembaga da’wa yang cukup besar dan berpusat di kota Solo, tidak berpangku tangan, tetapi mengambil peran aktif dalam acara aksi sosial peduli solo tersebut.

Hal ini sebagaimana di sampaikan oleh Bp Heru Prayitno (Dansatas MTA) bahwa dalam rangka mensukseskan acara “Resik-resik Kutho Surakarta” ini Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) mengerahkan kurang lebih 400 satgas setiap harinya, yang datang dari berbagai cabang MTA se Solo Raya.

Apel dimulai jam 6.30, bertempat di halaman gedung MTA, dipimpin langsung oleh bapak Heru selaku Dansatgas MTA.   400 satgas diberi pengarahan dan dibagi ke beberapa 5 Kecamatan di kota Solo (Banjarsari, Pasarkliwon, Jebres, Serengandan Laweyan) untuk bergabung dengan elemen masyarakat lainnya melakukan aksi kerja bakti pembersihan sisa abu vulkanik gunung Kelud.

Aksi sosial dari warga MTA ini tidak hanya ditunjukkan kali ini saja, namun MTA lewat satgasnya telah beberapa kali menunjukkan aksi sosial dan kepeduliannya terhadap bencana yang menimpa tanah air diantaranya satgas MTA juga berperan aktif pada bencana banjir di wilayah Pati, Demak dan Kudus beberapa bulan yang lalu.

Ini menunjukkan bahwa kehadiran MTA di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bahwa MTA tidak hanya konsentrasi di bidang da’wa dalam rangka ikut memperbaiki moral anak bangsa saja, tetapi juga berberan nyata di bidang sosial, lewat aksi-aksi sosialnya, baik berupa sumbangan materi maupun tenaga. (wid)

Rerefensi : Jateng POS (Rabu, 26 Feb 2014)


2 Responses to “Resik-resik Kota Solo, MTA kerahkan 400 Satgas”

  1. 2
    Roni, Semarang Says:

    Selamat berdakwah dengan tindakan nyata SATGAS MTA jaga keikhlasan, budi baikmu sangat dinantikan masyarakat. Akan lebih baik bila setiap elemen masyarakat dapat berlomba dalam kebaikan ( Fastabiqul Khairat ) untuk kemaslakhatan umat manusia.

  2. 1
    imam Says:

    Kalau masyarakat semua mau rendah hati untuk ringan tangan untuk saling membantu sesama pasti negri ini akan damai sejahtera////??? mksh satgas MTA moga budi baikmu di catat ALLOH amiiiinn

Leave a Reply