Menumbuhkan Solidaritas

Ribuan orang terkena dampak langsung dari erupsi gunung Kelud. Jutaan yang lain terkena dampak tidak langsungnya. Abu vulkanik yang menyebar dengan radius lebih dari 200 km itu memaksa manusia dengan sukarela atau terpaksa untuk membersihkannya.

Menurut berita media televisi, penyebaran abu vulkanik gunung Kelud yang berada di Kediri Jawa Timur itu bahkan sampai di Pangandaran, Jawa Barat. Masyarakat bergotong royong dengan para tetangga satu RT atau satu RW untuk bersama-sama membersihkan abu tersebut dari lingkungan mereka.

Allah membuka mata manusia agar sadar bahwa mereka adalah makhluq yang lemah. Yang kuat hanya Sang Maha Pencipta, Allah swt.

Pada dasarnya manusia adalah makhluq social, maka Islam mengajarkan bahwa orang beriman satu dengan yang lain itu bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan.

عَنْ اَبِى مُوْسَى قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَاْلبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا. مسلم

Dari Abu Musa, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Orang mukmin bagi orang mukmin lainnya seperti sebuah bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain”. [HR. Muslim].

Namun pola kehidupan materialis telah menggiring manusia cinta harta dunia, saling berkompetisi untuk menumpuk harta sehingga menjadi makhluq individu yang eqois, tidak peduli sanak saudara dan tetangga, tidak peduli terhadap sesama dan tidak peduli lingkungannya.

Padahal Rasulullah SAW pernah mengingatkan bahwa barangsiapa ingin dilapangkan rejekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah dia menjalin silatu rahim.

عَنْ اَنَسٍ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: مَنْ اَحَبَّ اَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَ يُنَسَّأَ لَهُ فِى اَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ. البخارى و مسلم

Dari Anas RA, ia berkata : Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda, “Barangsiapa yang senang dilapangkan rezqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung hubungan kerabatnya”. [HR. Bukhari dan Muslim]

Bahkan Rasulullah SAW menandaskan bahwa seseorang itu tidak beriman sebelum mencintai saudaranya seperti dia mencintai apa-apa untuk dirinya sendiri.

عَنْ اَنَسٍ رض عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: لاَ يُؤْمِنُ اَحَدُكُمْ حَتّى يُحِبَّ ِلاَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ. البخارى

Dari Anas RA dari Nabi SAW, beliau bersabda, Tidak beriman seseorang diantara kalian sehingga ia mencintai saudaranya (sebagaimana) apa yang ia cintai untuk dirinya. [HR. Bukhari juz 1, hal. 9]

Saudaraku, secara alami manusia itu membutuhkan kehadiran dan bantuan manusia yang lain. Mestinya kita sangat bersyukur bahwa untuk bisa memakai selembar baju saja seseorang membutuhkan bantuan dari ribuan orang lain seperti mereka yang menanam kapas, merawat, mengangkut, mengirim dan memperjual belikan kapas.

 Juga mereka yang memproduksi pupuk untuk tanaman kapas, mereka yang bekerja pada industri benang, perancang, pembuat mesin produksi benang, pengusaha tekstil, karyawan pabrik tekstil, penjual makan minum untuk karyawan, petani padi, penanam kopi, petani teh, petani kedele, peternak sapi, peternak ayam dan masih banyak lagi.

Maka sudah tepat bila moto bangsa ini adalah BHINNEKA TUNGGAL IKA, tetap bersatu meski dalam keaneka-ragaman. Bukan pola kehidupan materialis, individualis dan egois yang dikembangkan, namun pola kehidupan Islami yang bersatu atas landasan tauhid di bawah naungan ridla Ilahi.

Sebagai orang beriman kita harus mengambil pelajaran dari peringatan Allah yang berupa bencana alam yang terjadi di berbagai penjuru negeri agar Allah memberikan anugerah sebagai ‘ulul albaab.

Allah akan mendatangkan berkah dari langit dan bumi bila penduduk satu negeri itu beriman dan bertaqwa. Sebaliknya bila mereka ingkar dan mendustakan ayat-ayat Allah, maka Allah tidak segan-segan menimpakan adzab-Nya. [QS. Al-A’raaf : 96]

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Bahkan Allah mengancam untuk menghancurkan mereka sehancur-hancurnya bila para pemuka negeri itu durhaka kepada Allah. [QS Al-Israa’ : 16]

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya Berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

Momentum solodaritas yang tumbuh di saat terjadi bencana itu hendaknya dipelihara, disyukuri sebagai karunia Allah dengan menumbuh kembangkannya menjadi persaudaraan dalam kekeluargaan atas dasar kebersamaan yang digambarkan oleh

Rasulullah SAW sebagai satu tubuh, yang bila satu bagian sakit, bagian yang lain ikut merasakan sakitnya.

مَثَلُ اْلمُؤْمِنِيْنَ فِى تَوَادِّهِمْ وَ تَرَاحُمِهِمْ وَ تَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ اْلجَسَدِ، اِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ اْلجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَ اْلحُمَّى. احمد و مسلم

Perumpamaan kaum mukminin dalam saling mencintai, saling kasih-mengasihi, bantu-membantu seperti satu tubuh. Jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka seluruh tubuhnya merasa sakit, merasa demam dan tidak dapat tidur. [HR. Ahmad, dan Muslim]

Mari kita serukan pertaubatan nasional untuk menolak terjadinya bencana yang lebih dahsyat lagi dengan semangat membangun kebersamaan dalam kehidupan baru yang diridlai Allah.

Kehidupan yang dibangun di atas landasan iman dan taqwa yang dihiasi dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Semoga Allah memberi kemudahan kepada kita semua, para pemimpin bangsa, para ulama, para pengusaha dan rakyat jelata untuk kembali ke jalan yang lurus, aamiin.

Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina
Pimpinan Pusat MTA

Solopos, Jumat 22 Februari 2014

~oO[ @ ]Oo~


One Response to “Menumbuhkan Solidaritas”

  1. 1
    F_W Says:

    sangat Bermanfaat..###

Leave a Reply