MTA Peduli Banjir Pantura

Kudus (24/1/2014). Banjir yang menggenangi sebagian besar kota Kudus menjadikan lumpuhnya perekonomian, dan membuat masyarakat kesulitan dalam kehidupan sehari-hari. Kemacetan tampak di ruas utama jalur keluar-masuk kota, karena hanya kendaraan besar saja yang bisa melewati genangan air setinggi 1 meter lebih. Jalur Kudus menuju Semarang lumpuh total, kendaraan besar dialihkan ke jurusan Purwodadi.

Banjir yang menggenangi sejak lima hari yang lalu itu menjadikan warga kesulitan mendapatkan air bersih dan makanan. Bantuan pun mengalir dari pemerintah dan dari berbagai instansi swasta yang ikut berpartisipasi memberikan bantuan kemanusiaan terhadap warga Kudus yang rumahnya tergenang. Tidak ketinggalan pula Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) mengirimkan Team SAR dan Satgas nya sebagai perwujudan pengamalan dari hasil ngajinya.

Ketua Perwakilan MTA Kudus, Rozaq Abdat mengatakan, “Kami akan mendirikan Posko di dekat pengungsian untuk memudahkan penyaluran bantuan dan koordinasi dalam melayani warga yang terkena dampak dari banjir ini”.
Dalam aksi sosial kali ini Jatengpos yang diberi kesempatan turun langsung bersama Team SAR dan Satgas MTA dalam pendistribusian nasi bungkus untuk makan malam dan tikar pada warga yang rumahnya tergenang air, dan tidak ikut mengungsi karena menjaga harta mereka di rumah.

Dengan perahu karet kami menyusuri tepian kampung Boleng desa Pasuruhan lor, Kec. Jati, Kab. Kudus dengan ditemani 4 personil team SAR MTA. Dalam keremangan senja pada Jum’at 24/1 itu puluhan warga menantikan datangnya bantuan. Dan ada beberapa warga yang turut membantu Team SAR MTA untuk mendistribusikan bantuan dengan menggunakan rakit debog.

Mereka juga melakukan patroli ronda untuk mejaga keamanan kampung. Kasiran (65 th) perangkat desa (modin) setempat mengatakan, “Banjir kali ini adalah yang terparah sejak 3 tahun terakhir. Dan air mencapai ketinggian 1 meter lebih. Banyak warga kami yang mengungsi, dan hanya tinggal beberapa orang yang menjaga rumah dan hartanya. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran saudara-saudara dari MTA yang peduli dengan nasib kami. Alhamdu lillah, semoga Allah membalas jasa-jasanya”, ujar Kasiran.

Sementara Team SAR dan Satgas MTA mengungkapkan bahwa mereka ditugaskan oleh Pimpinan Pusat MTA  Al-Ustadz Drs. Ahmad Sukina untuk membantu masyarakat korban bencana banjir di Kudus ini selama tiga hari. (nDaru/@ry)

Dimuat Jateng Pos (Ahad, 26 Januari 2014)

jatengpos-mta.gif


One Response to “MTA Peduli Banjir Pantura”

  1. 1
    Joko mulyono Says:

    Alhamdullilah MTA memang mantabs…

Leave a Reply